Oknum Guru SDN di Kota Bekasi Diduga Melecehkan Siswanya, Orang Tua Lapor Ke Polisi

Oknum Guru SDN di Kota Bekasi Diduga Melecehkan Siswanya, Orang Tua Lapor Ke Polisi

Ilustrasi - Korban pelecehan -Photo by RODNAE Productions from Pexels-

BEKASI, FIN.CO.ID - Salah satu oknum guru sekolah dasar negeri (SDN) di Kota Bekasi, dilaporkan ke polisi karena diduga melecehkan muridnya sendiri yang masih berusia tujuh tahun.

Menurut informasi yang dihimpun, laporan itu dilayangkan pada Jumat 4 November 2022 dengan dasar peristiwa perbuatan pelecehan terhadap anak.

BACA JUGA:Dana BOS Madrasah Tahap II Cair, Cek Rekening Sekarang Disalurkan Lewat Tiga Bank Ini

Ibu yang berinisial S, selaku orang tua murid yang menjadi korban mengungkapkan, peristiwa terjadi pada hari Kamis 3 November 2022 di SDN tempat korban bersekolah.

Korban K mulanya memang duduk di depan bersama temanya, saat itu korban diminta oleh diduga pelaku A untuk berpindah tempat duduk di bagian paling belakang kelas.

"Anak saya dari awal sudah mendapat sentuhan dan rabaan, sampai akhirnya tangan pelaku tiba tiba menyentuh bagian sensitif wanita anak saya," ungkap S saat dikonfirmasi, Selasa 15 November 2022.

BACA JUGA:Kasus Mayat Hidup Lagi, Kapolres Bogor Akhirnya Buka Suara

Semula sang anak tidak berani mengaku kepada orang tua, namun saat itu sang kakak yang menjadi perantara dari korban dan juga ibunya.

"Sebenarnya pas cerita dia enggak berani ke saya, ceritanya ke kakaknya terus kakanya cerita ke saya. Baru saya rayu, dek ayo jujur aja cerita baru dia cerita " jelasnya.

Usai peristiwa pelecehan dilakukan diduga oleh gurunya, korban saat ini tidak mau bersekolah karena trauma atas kejadian yang dialami.

Sang anak juga menunjukan perubahan usai kasus pelecehan, yang dimana K menjadi memilih saat makan dan mudah marah jika terjadi sesuatu.

BACA JUGA:Gibran Kaget Jadi Trending Twitter Usai Bertemu dengan Anies: Ternyata Aku Dirasani

"Semenjak itu udah gak mau sekolah sampai sekarang, sekarang gampang marah dan sulit makan jadi milih milih kalo sekarang," terangnya.

Atas kejadian pelecehan itu S telah melaporkan A kepada pihak kepolisian, serta anaknya telah menanti hasil visum yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi.

Sumber: