WNI Korban Salah Tembak di San Antonio Texas Dimakamkan di TPU Sasonoloyo Semarang

WNI Korban Salah Tembak di San Antonio Texas Dimakamkan di TPU Sasonoloyo Semarang

Novita Kurnia Putri atau akrab disebut Vita Brazil umur 25 tahun korban termbakan salah sasaran di Texas. (ist)--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Novita Kurnia Putri WNI yang menjadi korban salah tembak di San Antonio, Texas, Amerika Serikat, akan dimakamkan di TPU Sasonoloyo Bumi Rejo, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Jenazah Novita tiba di rumah duka di Jalan Pudak Asri II, Banyumanik, Kota Semarang, pada Minggu dini hari, setelah menempuh perjalanan dari Jakarta.

BACA JUGA:WNI Asal Semarang Tewas Diberondong 100 Peluru Senjata Otomatis di Texas

Suami Novita, Robert Brazil mendampingi perjalanan peti jenazah dari Jakarta hingga rumah keluarga di Semarang.

Kedatangan jenazah Novita disambut isak tangis keluarga dan kerabat yang sudah menunggu di rumah duka.

Ayah Novita, Ade Sutisna, mengaku pasrah dengan kepulangan jenazah anaknya itu.

"Keluarga pasrah, yang penting sudah sampai," katanya.

BACA JUGA:Pelaku Penembakan 19 Siswa di Texas Sempat Sharing Foto Senpi di Medsos

Jenazah Novita akan dimakamkan di TPU tidak jauh dari rumah keluarga.

Dalam kesempatan itu, Ade menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia yang telah membantu pemulangan jenazah Novita.

Sebelumnya, Novita Kurnia Putri dilaporkan tewas seketika pada Selasa (4/10), setelah rumahnya ditembaki ratusan peluru oleh dua orang remaja yang masing-masing berusia 14 tahun dan 15 tahun.

Upaya pemulangan jenazah Novita membutuhkan waktu cukup panjang mengingat kelengkapan sejumlah dokumen yang harus dipenuhi.

Sebelumnya, Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk RI, Sung Y. Kim menyampaikan belasungkawa atas warga negara Indonesia (WNI), Novita Kurnia Putri yang meninggal diberondong ratusan tembakan di kediamannya di San Antonio, Texas, pekan lalu.

"Pertama-tama, izinkan saya menyampaikan duka cita mendalam kepada mereka yang terimbas dari tragedi tersebut di AS. Kami doakan agar keluarga dari korban meninggal dunia agar tetap kuat," kata Kim di Istana Wakil Presiden Jakarta, Selasa 11 Oktober 2022.

Sumber: