Orang Tua Diminta Segera Bawa Anak ke Dokter, jika Demam seperti ini

Orang Tua Diminta Segera Bawa Anak ke Dokter, jika Demam seperti ini

Orang tua diminta segera bawa anak ke dokter jika demam, Image oleh oleh Victoria_rt dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Orang tua diminta segera membawa anak ke dokter, apabila buah hati mereka mengalami demam disertai dengan gejala.

Anjuran orang tua bawa anak segera ke dokter jika demam disertai dengan gejala ini disampaikan dokter spesialis anak dr. Noor Anggrainy Retnowati, Sp,A.

Mengapa orang tua diminta segera membawa anak ke dokter jika demam disertai dengan gejala tertentu, adalah untuk menghindari kondisi yang lebih serius.

"Gejala penyerta misalnya diare, muntah, ada batuk dan sesak atau mengi, mual, nyeri perut atau perdarahan spontan," kata anak dr. Noor Anggrainy seperti dikutip FIN dari ANTARA.

Menurut dokter anggota Masyarakat Pediatri Indonesia (Indonesian Pediatric Society) itu, orangtua juga patut mengevaluasi frekuensi buang air kecil pada anak.

Caranya adalah dengan rutin mengecek setiap empat jam sekali. Dan jika frekuensi buang air kecil pada anak berkurang maka segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Meski begitu, jika anak hanya demam akan tetapi masih aktif bermain dan makan minumnya, maka hal ini bukanlah sesuatu untuk dikhawatirkan.

Demam sendiri lanjut dia, adalah sebuah reaksi tubuh dalam merespons radang yang tengah berlangsung akibat virus, bakteri, jamur, parasit atau trauma.

Untuk menurunkan demam anak orang tua disarankan memberi kompres air hangat, di lipatan ketiak dan selangkangan. Lakukan hal ini untuk 10 hingga 15 menit.

"(Kompres di area ini) dapat membantu menurunkan panas melewati pori-pori kulit melalui evaporasi," saran dia.

dr. Noor Anggrainy juga menyarankan penggunaan termometer digital di ketiak, lataran lebih praktis dalam mengukur suhu tubuh.

Dan jangan lupa untuk memberikan minum yang cukup, sesuai usia anak.

Berdasarkan konsensus Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak sehat usia 0 – 6 bulan butuh cairan 700 ml per hari, bayi 7 – 12 bulan butuh cairan 800 ml per hari, anak 1 – 3 tahun butuh cairan 1300 ml per hari.

Sementara anak usia 4 – 8 tahun butuh 1700 ml per hari, anak 9 – 13 tahun butuh 2400 ml per hari (laki-laki) dan 2100 ml per hari (perempuan).

Sedangkan anak laki-laki usia 14 – 18 tahun memerlukan 3300 ml per hari dan 2300 ml per hari untuk perempuan.

Kebutuhan itu bisa dipenuhi dari minuman dan makanan. Dia menyarankan anak yang demam diberikan cairan dengan jumlah lebih banyak dari yang telah ditetapkan.

Sumber: