Nyeri Punggung Tidak Boleh Disepelekan, Apalagi yang seperti Ini

Nyeri Punggung Tidak Boleh Disepelekan, Apalagi yang seperti Ini

Nyeri Punggung, Image oleh Tumisu dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Sakit punggung adalah yang umumnya dikeluhkan oleh orang dewasa hingga mereka yang sudah lansia.

Bahkan menurut data yang ada, 60 hingga 70 persen orang di negara maju, mengeluhkan masalah nyeri punggung.

20 persen nyeri punggung ini disebut berpotensi jadi nyeri berkelanjutan yang kronis.

BACA JUGA:Lima Ciri Gangguan Saraf yang Kerap Tidak Disadari Orang

BACA JUGA:Batuk Disertai Nyeri dada Tembus hingga ke Punggung, Ini Daftar Penyakitnya

Menurut pakar dari Mayo Clinic, nyeri punggung umumnya disebabkan oleh aktivitas keseharian.

Akan tetapi pada kasus lain, nyeri punggung bisa jadi pertanda adanya penyakit serius pada seseorang.

Oleh sebab itu, nyeri punggung bukanlah kondisi yang boleh dianggap enteng, apalagi ketika nyerinya sudah menyebar ke area tubuh lain.

Sementara itu menurut Pain Center KL Klinik, nyeri pungggung umumnya tidak berbahaya, akan tetapi ada kasus nyeri punggung ini yang disebabkan oleh saraf kejepit.
 
Saraf kejepit adlah ketika bantalan tulang menonjol keluar jalur, memberi tekanan pada saraf disekitarnya.

Saraf kejepit seringkali dikeluhkan pada arae punggung terutama punggung bagian bawah.

Saraf kejepit juga baru dapat terdeteksi usai pemeriksaan medis melibatkan CT Scan atau MRI.

Nyeri Tulang Belakang Menjalar ke Kaki

Anda seseorang yang tengah mengeluhkan rasa nyeri di tulang belakang, yang mana nyeri itu menjalar ke area kaki.

Pertanyaannya, kondisi apa yang bisa menyebabkan rasa nyeri yang Anda keluhkan di punggung hingga ke kaki itu?

Menurut dr. Talitha Najmillah Sabtiari cedera otot dan saraf kejepit bisa dikaitkan dengan kondisi rasa nyeri punggung yang mengganggu.

Jika bukan dua di atas, stenosisi tulang belakang mungkin yang jadi alasan, mengapa punggung Anda terasa nyeri, bahkan menjalar hingga ke kaki.

Adapun alasan mengapa beberapa kondisi di atas sampai dialami orang, adalah kaitannya dengan faktor aktifitas fisik mereka, mulai dari yang ringan hingga berat.

“(Selain itu) postur tubuh, gaya hidup, konsumsi obat-obatan, dan lainnya (bisa menjadi penyebabnya),” jelas dr. Talitha Najmillah Sabtiari.

Untuk mereka yang mengeluhkan nyeri punggung seperti di atas, konsultasi dengan dokter spesialis saraf sangatlah dianjurkan, guna menentukan penyebab keluhan mereka.

“Dokter (saraf) akan menanyakan riwayat keluhan secara lengkap, melakukan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang yang relevan seperti pemeriksaan CT Scan atau MRI sehingga dokter dapat menentukan penyebab kondisi yang Anda alami dan memberikan terapi yang sesuai”.

Sementara waktu untuk meredakan rasa nyeri punggu, bisa dipraktekan tips berikut ini:

•    Cukuplah beristirahat selain membatasi aktifitas untuk beberapa waktu ke depan
•    Rutin merenggangkan tubuh baik pagi dan malam hari
•    Juga rutin berolahraga
•    Gunakan perban elastis di area terdampak untuk memberikan kompresi.

Sumber: