Siasat Wali Kota Mohammad Idris Beri Bantuan Untuk 2 Korban MTSN 19 Jakarta Asal Depok

Siasat Wali Kota Mohammad Idris Beri Bantuan Untuk 2 Korban MTSN 19 Jakarta Asal Depok

Wali Kota Depok Mohammad Idris.-berita.depok.go.id-

DEPOK, FIN.CO.ID - Wali Kota Mohammad Idris punya siasat untuk beri bantuan ke 2 korban MTSN 19, Pondok Labu, Jakarta Selatan asal Depok yang meninggal dunia.

Mohammad Idris turut menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya Dicka Safa Ghifari dan Muh. Adnan Efendi, siswa MTSN 19 Jakarta asal Kota Depok.

Keduanya menjadi korban tertimpa tembok sekolah MTSN 19 yang roboh akibat banjir pada Kamis, 6 Oktober 2022 sore WIB.

Hal ini diutarakan langsung oleh Mohammad Idris di Balai Kota Depok dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat, 7 Oktober 2022.

BACA JUGA:Merinding! Detik-detik Tembok MTSN 19 Jakarta Roboh Timpa Beberapa Siswa, Terdengar 'Bruk!'

"Saya Wali Kota Depok, Mohammad Idris turut belasungkawa atas wafatnya dua anak kita (Depok), Ananda Dicka Safa Ghifari dan Ananda Muh. Adnan Efendi dari musibah yang terjadi di MTs Negeri 19 Jakata," kata Idris.

Pada kesempatan tersebut, Mohammad Idris ikut mendoakan kedua almarhum agar diterima di sisi Allah SWT dan husnul khatimah.

Tak hanya itu, Wali Kota Depok tersebut juga mendoakan keluarga mereka supaya diberikan kesabaran dan ketabahan.


Genangan air yang menyebabkan salah satu tembok MTSn 19 ambruk hingga menewaskan tiga orang siswa di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (6/10/2022). (ANTARA-HO-Polres Metro Jakarta Selatan)--

"Mudah-mudahan Allah SWT menggantikan dengan yang lebih baik dari musibah ini," ujar Idris.

BACA JUGA:Sedih Banget! Siswa-siswa yang Jadi Korban Sempat Foto Dulu Sebelum Tertimpa Tembok MTSN 19 Jakarta Roboh

Selain itu, Mohammad Idris juga telah menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Salah satunya, lanjut Wali Kota Depok tersebut, melalui program Depok Sedekah Bersama (D'Saber).

"Ini yang saya bilang carikan bantuan, sumbangan yang tidak bersumber pada APBD. Kita juga punya D'Saber bisa kita sisihkan untuk mereka," ucap Idris.

Sumber: