Dede Budhyarto Beri Keterangan Terkait Tembok MTSN 19 Jakarta Roboh Telan Korban Jiwa

Dede Budhyarto Beri Keterangan Terkait Tembok MTSN 19 Jakarta Roboh Telan Korban Jiwa

Kristia Budhyarto alias Dede Budhyarto -Instagram/ @kangdede78-

JAKARTA, FIN.CO.ID - Komisaris Independen PT Pelni Dede Budhyarto beri keterangan terkait tembok MTSN 19, Pondok Labu, Jakarta Selatan roboh dan telan korban jiwa.

Dede Budhyarto melontarkan pendapatnya pada sebuah cuitan lewat akun media sosial Twitter bernama @kangdede78 yang telah terverifikasi.

Komisaris Independen PT Pelni itu terpantau memang aktif dalam memakai platform tersebut untuk menyuarakan sudut pandang pribadinya.

Kini Dede Budhyarto angkat bicara terkait ambruknya tembok bangunan Madrasah Tsanawiyah (MTS) Negeri 19 akibat banjir air Kali Krukut.

BACA JUGA:Sedih Banget! Siswa-siswa yang Jadi Korban Sempat Minta Foto Dulu Sebelum Terimpa Tembok MTSN 19 Jakarta Roboh

"Turut berduka cita yang dalam atas meninggalnya 3 siswa MTsN 19 Cilandak yang tertimpa tembok roboh akibat diterjang banjir," tulis Dede Budhyarto, Kamis, 6 Oktober.

Kicauan Dede Budhyarto ini mendapat 68 komentar, 200 retweets, dan 609 likes dari warganet sampai berita ini terbit.

Sebelumnya Dede Budhyarto juga terpantau turut mengabarkan peristiwa dimana para siswa-siswi yang menjerit takut akibat banjir menerjang MTSN 19.

"Situasi di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19 di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, infonya 3 orang meninggal dunia," kata Dede.

BACA JUGA:Ternyata Begini Penampakan Tembok MTSN 19 Jakarta Sebelum Roboh Diterjang Banjir

Kicauan Komisaris Independen PT Pelni ini mendapat 14 komentar, 34 retweets, dan 65 likes dari netizen sampai berita ini tayang.

Sebelumnya dikabarkan 3 siswa MTsN 19 Jakarta meninggal dunia akibat banjir di Wilayah Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Ketinggian air di sejumlah titik di Jakarta Selatan yang tergenang banjir bervariatif mulai dari 40 centimeter (cm) hingga 140 cm.

Sumber: