Mulai iPhone 16, Apple Bakal Tinggalkan Lightning dan Ganti USB-C, Ini Nih Penyebabnya

Mulai iPhone 16, Apple Bakal Tinggalkan Lightning dan Ganti USB-C, Ini Nih Penyebabnya

iPhone Pro Max, Image Credit: Apple--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Apple kini tidak bisa lagi menggunakan kabel charger miliknya sendiri, dalam hal ini lightning.

Ya, jika ingin jualan iPad dan iPhone di Eropa, Apple kini wajib menggunakan USB-C, sebagaimana dimandatkan Uni Eropa.

Menurut sebuah peraturan baru di Eropa sana, semua smartphone mulai 2024 wajib menggunakan USB-C untuk urusan charging dan transfer data.

BACA JUGA:Informasi Perangkat AR/VR Apple Diduga Bocor, Ini Namanya

BACA JUGA:Speaker Apple Studio Display Dilaporkan Bermasalah, Gini Cara Benerinnya

Dengan begitu, mau tidak mau, Apple bakal harus meninggalkan konektor lightning miliknya, dan menggantinya dengan USB-C.

Itu berarti, mungkin mulai iPhone 16 mendatang, Anda tidak akan lagi menemukan penggunaan lightning untuk urusan ngecas baterai, atau transfer data ke PC.

Dan dengan begitu, iPhone 14 atau iPhone 15 mungkin akan jadi generasi iPhone terakhir, yang masih akan menggunakan lightning port.

Seperti diketahui, iPhone hingga iPhone 14 series, masih mengandalkan lightning untuk urusan ngecas dan transfer data.

Kini semuanya akan berubah, dan tanpa pengecualian, Apple harus ambil bagian dalam penyeragaman ini, jika masih ingin jualan di kawasan Eropa.

Apple Batal Tambah Produksi iPhone 14

Apple batalkan rencana mereka menambah produksi iPhone 14, demikian seperti dilaporkan Bloomberg, via ANTARA.

Sebelumnya, Apple berencana menambah produksi iPhone 14 mereka, namun urung setelah menyadari bahwa jumlah permintaan pasar tidak seperti yang mereka prediksi sebelumnya.

Menurut Bloomber, Apple telah meminta pemasok mereka membatalkan rencana perakitan iPhone 14, sejumlah 6 jutaan unit.

Akibatnya, Apple disebut menggeser rencana mereka untuk memproduksi 90 juta unit iPhone untuk paruh kedua 2022 ini.

Artinya, jumlah tersebut kurang lebih sama dengan produksi tahun lalu.

Apple sendiri disebut belum memberikan responnya terkait kabar ini.
Bloomberg melaporkan jumlah permintaan untuk iPhone 14 Pro lebih banyak, jika dibandingkan varian iPhone 14 lainnya.

Satu pemasok Apple dikabarkan mengubah kapasitas produksi mereka dari iPhone 14 model murah menjadi yang premium.

Sumber: