Pengurus Baru ASPIKOM Resmi Dilantik, Dua Dosen FIKOM UEU Terpilih Jadi Pengurus Pusat

Pengurus Baru ASPIKOM Resmi Dilantik, Dua Dosen FIKOM UEU Terpilih Jadi Pengurus Pusat

Pelantikan Rakernas Pengurus Pusat ASPIKOM 2022-2025--

JAKARTA, FIN.CO.ID - pelantikan Pengurus Pusat Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) periode 2022-2025 Resmi digelar di Auditorium Dian Universitas Ciputra Surabaya, Kamis (22/9).

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan seminar nasional dengan mengundang Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Dua Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul, Euis Nurul Bahriyah, M.Si dilantik sebagai pengurus bidang Legalisasi Hukum ASPIKOM, dan Erna Febriani, S.Si, M.Si dilantik sebagai Ketua Bidang Website dan Hubungan Media.

Dalam sambutannya, Khofifah mengatakan para akademisi dan praktisi komunikasi untuk berperan aktif dalam memerangi ujaran kebencian (hate speech) dan perundungan (cyber bullying) di media sosial.

Sebab menurutnya kedua fenomena tersebut semakin marak, bahkan menjadi tren global dengan jumlah kasus yang terus meningkat.

Khofifah mengatakan kemajuan teknologi yang sangat pesat, termasuk media sosial, merupakan salah satu faktor pemicunya.

Hal ini karena dengan teknologi, maka semakin mudah bagi seseorang dalam menyebarluaskan berbagai informasi, termasuk ujaran kebencian dan melakukan aksi perundungan.

"Yang perlu dikhawatirkan dalam konteks ujaran kebencian ini adalah dampaknya di mana masyarakat rentan termakan isu-isu yang bisa menimbulkan kekerasan, perpecahan, dan konflik," ungkap Khofifah dalam keterangan tertulis, Jumat (23/9/2022).

Karena itu, Khofifah menyebut upaya melawan ujaran kebencian dan aksi perundungan merupakan pekerjaan besar bersama.

Dia pun menekankan pentingnya edukasi ke masyarakat terkait cara menggunakan media sosial dengan bijak. Termasuk bagaimana cara bersosialisasi dan berkomunikasi dengan individu dan kelompok lain, sehingga potensi konflik bisa diredam.

Selain itu, tambah Khofifah, literasi digital masyarakat juga perlu ditingkatkan agar tidak tersandung UU ITE.

Sumber: