Tahun Politik 2024, Diprediksi Medsos Masih Jadi Ajang Perang Opini

Tahun Politik 2024, Diprediksi Medsos Masih Jadi Ajang Perang Opini

Internet, Image oleh Mudassar Iqbal dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Penggunaan media sosial (medsos) yang tidak bijak akan berbuntut panjang.

Terlebih ketika menyambut momentum tahun politik.

Medsos selama ini sudah menjadi ruang untuk bersosialisasi dan berinteraksi. 

BACA JUGA:Anies Bakal Sering Dipanggil KPK hingga Direndahkan di Medsos, JK dan Rocky Gerung Punya Pendapat Senada

Ironisnya, banyak pelaku medsos membangun opini yang ke arah permusuhan dan perpecahan.

Sayangnya, ruang ini justru berubah menjadi lingkungan yang seakan tanpa norma dan etika. 

Ajang eksistensi diri yang berlebihan dari aktivitas pendek berupa gerakan jari. 

Bahkan, viral pun dianggap tujuan utama walaupun tampak tak bermoral.

BACA JUGA:Pakar Medsos Sarankan Jokowi Bentuk Komisi Independen PDP

Aktivis Medsos Enda Nasution mengungkapkan, krisis kesantunan waragnet di dunia maya kini menjadi fenomena di tengah kemajuan teknologi informasi. 

Ia menilai, percepatan literasi digital menjadi salah satu solusi efektif, guna meringankan penyakit kronis netizen yang tak kunjung reda.

“Harus ada program-program yang lebih sistematis dalam rangka mengedukasi masyarakat tentang literasi digital, tentang bijak bermedia sosial dan tentang dampak dari penggunaan media sosial yang kebablasan,” ujar Enda.

Dia melanjutkan, krisis kesantunan sejatinya sudah bukan hal baru di media sosial dalam negeri. 

BACA JUGA:Bikin Video Ancaman di Medsos, Tujuh Remaja Diamankan

Sumber: