Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Aceh Barat, Ini Penjelasan BMKG

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Aceh Barat, Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi - Wilayah Kota Sukabumi diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo (M) 5,5.--Pixabay/Tumisu

MEULABOH, FIN.CO.ID- Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah pantasi selatan Kota Kota Meulaboh, Aceh Barat, pada Sabtu 24 September pukul 03.52 WIB. 

Gempa tektonik dengan parameter update magnitudo 6,2 tersebut terletak pada koordinat 3,75 derajat Lintang Utara, 95,97 derajat Bujur Timur, tepatnya berlokasi di laut pada jarak 44 Km arah Selatan Kota Meulaboh, Aceh pada kedalaman 53 km.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa tersebut disebabkan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia, tidak berpotensi tsunami.

BACA JUGA: Gunung Merapi Mengalami 94 Kali Gempa Guguran, Terdengar Satu Kali Suara Guguran

BACA JUGA:Seperti Kiamat! Rekaman Video Amatir Detik-detik Gempa 7,6 MAG Guncang Meksiko

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault )," kata Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Sabtu 24 September 2022.

Daryono mengatakan guncangan gempa dirasakan di daerah Meulaboh, Aceh Selatan, dan Nagan Raya dengan skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).

BACA JUGA:Breaking News! Gempa 5.6 M Guncang Pacitan Jawa Timur

BACA JUGA:Gempa Bumi 6.2 Magnitudo Guncang Siberut Mentawai Diikuti Gempa Susulan 5.3 Magnitudo

Guncangan juga dirasakan di daerah Aceh Besar, Banda Aceh, Takengon, Bener Meriah, dan Simeulue dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Kemudian guncangan juga dirasakan di daerah Pidie, Idi, Bireuen, Langsa dan Aceh Tamiang dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa serta pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

Sumber: