Daftar Penyebab Orang Alami Kebas yang Disebabkan Penyakit

Daftar Penyebab Orang Alami Kebas yang Disebabkan Penyakit

Kebas, Mati Rasa | Image oleh Jackson David dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Kebas atau mati rasa dan kesemutan adalah kondisi yang cukup sering terjadi pada orang, dan kondisi ini terbilang lumrah terjadi.

Kebas dan kesemutan sendiri bisa dipicu akibat duduk atau berdiri dalam posisi yang sama dalam waktu yang lama.

Punya gangguan saraf seperti saraf tulang belakang, saraf perifer, dapat menyebabkan orang mengalami kebas.

(BACA JUGA:Jangan Kaget, Ini Efek Samping Obat TBC yang Harus Anda Ketahui)

Selain karena gigitan serangga, kebas juga bisa disebabkan efek penggunaan obat-obatan tertentu, keracunan makanan hingga efek dari terapi radiasi.

Namun menurut ahli, via Halodoc, kebas dapat disebabkan oleh adanya kondisi medis tertentu, baik yang disadari atau tidak disadari orang yang mengalaminya.

Berikut ini daftar penyebab orang bisa sampai mengalami kebas yang disebabkan kondisi medis, seperti dikutip dari Halodoc:

• Infeksi herpes zoster atau herpes zoster.
• Infeksi lain seperti HIV/AIDS, kusta, sifilis, atau TBC.
• Diabetes.
• Gangguan ginjal.
• Penyakit hati.
• Stroke.
• Tumor otak.
• Kanker.
• Kusta.
• Ketidakseimbangan hormon.
• Multiple sclerosis.
• Carpal tunnel syndrome.

Penyebab lain dari kebas menurut Mayo Clinic:

• Spondylosis serviks
• Sindrom Guillain-Barre
• Sindrom paranooplastik
• Cedera saraf tulang belakang
• Amiloidosis
• Sklerosis ganda
• Penyakit Raynaud
• Sindrom Sjogren
• Penyakit Lyme
• Sipilis
• Kista ganglion
• Vasculitis
• Kekurangan vitamin B-12

Kebas di Dada

Anda merasakan adanya tekanan di dada, selain juga diikuti sensasi kebas atau seperti terbakar?

Cobalah untuk memeriksakan kondisi Anda ke dokter spesialis jantung.  

Angina, nama kondisi ini, merupakan salah satu ciri dari penyakit jantung koroner, yang diakibatkan oleh iskemia, demikian seperti dilansir Healthline.  

Sensasi yang disebabkan kondisi ini, menurut ahli, dapat juga menjalar ke tempat lain, seperti punggung, leher, rahang atau tangan.  

Kondisi ini sendiri lebih sering ditemukan pada wanita, dan mereka yang sudah lansia, meski pria juga dapat mengalaminya.  

Gejalanya sendiri terbilang mirip serangan jantung dan dapat membingungkan mereka yang mengalaminya.
Sebab itu, janganlah dibiarkan dan pastikan untuk mendapatkan diagnosa dokter.

Sumber: