Menkominfo: Prancis Tawarkan Pembiayaan Perkuatan Keamanan Siber Indonesia

Menkominfo: Prancis Tawarkan Pembiayaan Perkuatan Keamanan Siber Indonesia

keamanan siber, cyber security | Image oleh oleh Biljana Jovanovic dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Menkominfo Johnny G.Plate mengatakan bahwa Pemerintah Prancis tertarik membiayai usaha Indonesia dalam memperkuat keamanan siber.

Hal ini disampaikan Pracis lewat Menteri Perdagangan Luar Negeri Olivier Becht, dalam sebuah pertemuan dengan Menkominfo Johnny.

Dalam sebuah pernyataan, Johnny G. Plate mengatakan bahwa ketika bicara sektor keamanan siber, Prancis adalah salah satu negara dengan teknologi yang mumpuni.

Hal inilah yang kemudian menjadi alasan mengapa Prancis lewat Menteri Olivier, menyampaikan kertarikan mereka dalam pengembangan keamanan siber di Indonesia.

"Keamanan siber ini sektornya ada di Badan Siber Sandi Negara (BSSN), namun kami mendiskusikannya karena Perancis mempunyai teknologi cyber security yang bagus,” kata Johnny di kantor Kementerian Kominfo di Jakarta, Rabu (21/9).

Dalam kaitan dengan cyber security strengthening di Indonesia, saya akan meneruskan ini ke Kepala BSSN karena project ini sudah terdaftar di green book dan blue book Bappenas. Pemerintah Prancis sangat tertarik untuk membiayai proyek tersebut," ungkap dia.

Seperti diketahui, masalah keamanan siber di Indonesia tengah menjadi sorotan, tidak hanya di dalam negeri namun juga di luar negeri.

Maraknya kebocoran data di beberapa instansi, juga termasuk perusahaan-perusahaan, menjadi kekhawatiran tersendiri.

Kemarin, Selasa (20/9), Undang-Undang (UU) Perlindungan Data Pribadi pun akhirnya disahkan untuk menguatkan regulasi terkait perlindungan data termasuk di ruang siber.

Dengan hadirnya UU PDP diharapkan penyelenggara sistem elektronik bisa memutakhirkan dan memperkuat sistem keamanan sibernya.

Selain membahas potensi pembiayaan keamanan siber, pembahasan potensi kerjasama antara Indonesia dan Perancis berlanjut membahas potensi industri e-commerce.

Terutama yang terkait dengan teknologi finansial, teknologi edukasi, teknologi kesehatan, hingga membahas potensi pembiayaan lewat modal-modal ventura.

Tidak hanya membahas sektor teknologi, transformasi energi juga menjadi salah satu hal yang dibahas setelah sebelumnya Prancis dan Indonesia memang sering melakukan kerjasama untuk hal tersebut.

Sumber: