Smartwatch Ini Bisa Ngukur Tensi dan Rekam Jantung, Bagaimana Tingkat Akurasinya? Ini Kata Huawei

Smartwatch Ini Bisa Ngukur Tensi dan Rekam Jantung, Bagaimana Tingkat Akurasinya? Ini Kata Huawei

Watch D, Image Credit: Huawei--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Punya darah tinggi artinya orang harus rutin mengontrol tekanan darahnya, agak terhindar dari kondisi yang tidak diinginkan.

Serangan jantung dan serangan stroke adalah beberapa kondisi fatal yang bisa disebabkan oleh darah tinggi tak terkontrol.

Kerusakan ginjal dan masalah indera pengelihatan, juga beberapa masalah kesehatan yang bisa ditimbulkan darah tinggi yang tidak dikontrol.

(BACA JUGA:Ini Tanggal Peluncuran Huawei FreeBuds Pro 2 di Indonesia)

Ingin merubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat, dengan rutin mengontrol darah tinggi, perangkat yang satu ini mungkin yang Anda butuhkan.

Namanya Huawei Watch D. Smartwatch Huawei ini dibekali dengan sensor tekanan darah, dengan tingkat akurasi yang sama dengan alat tensimeter konvensional.

Huawei Watch D ini direncanakan meluncur di Indonesia pada 29 Agustus, dan sudah akan tersediadi awal September mendatang.

Menurut klaim Traning Director Huawei Device Indonesia Edy Supartono, Huawei Watch D ini mampu mengukur tekanan darah dengan tepat, dengan tingkat akurasi sama dengan tensimeter, hanya dengan margin of error plus minus 3 mmHg.

“Kami tidak bilang kalau kami adalah perangkat medical equipment, tapi perangkat Watch D ini memiliki kemampuan yang setara dengan perangkat pengukur tekanan darah medical. Jadi margin of error-nya hanya plus minus 3 mmHg,” kata Edy dalam acara “private viewing Huawei” di Jakarta.

Watch D memiliki ukuran 1/25 atau jauh lebih kecil dibanding alat pengukur tekanan darah konvensional, serta berat hanya 1/6-nya atau jauh lebih ringan.

Perangkat ini memiliki daya tekan 1/7 dari tekanan maksimal yang biasa dipakai oleh alat pengukur medis. Didukung micropump, suara yang dihasilkan lebih halus dan hampir tidak terdengar saat Watch D digunakan untuk mengukur tekanan darah.

Edy mengatakan biasanya beberapa jam tangan pintar (smartwatch) diklaim bisa dipakai untuk mengukur tekanan darah tetapi hanya memiliki satu lapis (layer) airbag design. Padahal, lanjutnya, syarat terpenting bisa mengukur tekanan darah sebuah perangkat harus memiliki airbag design dua lapis.

Selain pengukuran tekanan darah, jam tangan pintar ini juga dilengkapi fitur rekam jantung atau elektrokardiografi (ECG), yang dapat merekam aktivitas kelistrikan jantung dengan TruSeen 5.0++ heart rate detection yang ditingkatkan.

Watch D tidak hanya memberikan hasil pengukuran, melainkan juga dapat digunakan untuk skrining, misalnya apakah seseorang tergolong hipertensi atau tidak.

Selain itu Watch D juga bisa dimanfaatkan sebagai alat pemantauan harian kondisi kesehatan, seperti mengukur kesehatan tidur dan mengukur suhu tubuh, hingga intervensi gaya hidup sehat secara harian yang diintegrasikan dengan aplikasi Huawei Health.

Sumber: