Meriah, Lomba Panjat Pinang di Aliran Kali Bekasi Sedot Animo Warga

Meriah, Lomba Panjat Pinang di Aliran Kali Bekasi Sedot Animo Warga

Keseruan lomba Panjat Pinang di Aliran Kali Baru, Jalan Pangeran Jayakarta RW 03 Kelurahan Harapan Mulya.-Tuahta Simanjuntak untuk FIN.CO.ID-

BEKASI, FIN.CO.ID -- Tradisi lomba panjat pinang di pemukiman warga kembali digelar di wilayah Kota Bekasi, tepatnya di Aliran Kali Baru, Jalan Pangeran Jayakarta RW 03 Kelurahan Harapan Mulya.

Menurut pantauan langsung fin.co.id, jalanan di lokasi pelaksanaan ditutup oleh warga guna pelaksanaan lomba memperingati HUT Republik Indonesia Ke-77.

(BACA JUGA:Ruhut Sitompul Posting Metallica Mainkan Indonesia Raya, Netizen Salfok Roy Suryo Gak Hafal Lagu Kebangsaan)

(BACA JUGA:Bikin Para Menteri, Kapolri, Panglima Hingga Jokowi Goyang di Istana, Farel Prayoga Jadi Trending di Twitter)

Saat ditemui di lokasi, Ketua RW 03 Kelurahan Harapan Mulya Bapak Dadi Aryadi, lomba ini digelar setelah hampir dua tahun tidak dilaksanakan imbas Pandemi Covid-19.

"Tahun ini semua lomba dari panjat pinang, jalan bambu, gebuk bantal, dan pinang pohon pisang, kelereng, balap karung dilaksanakan semuanya setelah sebelumnya ditiadakan akibat pandemi," ungkap Dadi Aryadi di Bekasi, Selasa 17 Agustus 2022.

Acara perlombaan tersebut diikuti oleh seluruh desa tanpa memandang umur, lomba itupun terbagi dalam beberapa kelas diantaranya anak kecil, remaja dan dewasa.

"Kita kan sebenarnya RW 3 nih, tapi di pintu air ini terbagi ada 2 RW, cuma kalo kita yang mengadakan udah pasti satu kampung jatohnya yang ikut," jelasnya.

(BACA JUGA:Jokowi dan Iriana Pakai Baju Adat di HUT ke-77 RI, Kaesang Pangarep Beri Reaksi Mengejutkan)

(BACA JUGA:Beredar Pesan Berantai di WhatsApp Janjikan Kuota Internet Gratis 30GB Promosi HUT RI, Ini Jawab Kominfo)

Hadiah yang ditawarkan oleh panitia juga terbilang cukup beragam, diantaranya Kipas Angin, Alat Masak, Minuman dan masih banyak lagi.

Secara terpisah, Ketua Pelaksana Perlombaan Muhammad Noval menjelaskan pihaknya tidak bisa secara pasti menjelaskan berapa total peserta yang ikut perlombaan.

"Jumlah peserta kalo pastinya sih ga tau ya, kalo seribu sih bisa jadi ada soalnya satu wilayah, selagi panitianya kenal mukanya, boleh ikut," ucap Muhammad Noval.

Sumber: