Sebanyak 1.472 Napi Lapas Kelas IIA Kota Bekasi Terima Remisi HUT Ke-77 RI, 25 di Antaranya Bebas Hari Ini

Sebanyak 1.472 Napi Lapas Kelas IIA Kota Bekasi Terima Remisi HUT Ke-77 RI, 25 di Antaranya Bebas Hari Ini

Pelepasan 25 napi Lapas Kelas IIA Kota Bekasi yang bebas usai menerima remisi HUT Ke-77 RI.-Istimewa-

BEKASI, FIN.CO.ID - Sedikitnya 1.472 narapidana (napi) di Lapas Kelas IIA Kota Bekasi mendapat remisi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 RI. Sebanyak 25 napi di antaranya langsung bebas.

"Dalam rangka HUT RI sebanyak 1.472 orang mendapat remisi, dan 25 orang diantaranya langsung bebas dan bisa menghirup udara segar," kata Kepala Lapas Kelas IIA Kota Bekasi Hensah saat ditemui fin.co.id, Rabu, 17 Agustus 2022.

(BACA JUGA:Napi di Sumatera Utara Terbanyak Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI ke-77)

Meski begitu, masih terdapat ratusan napi yang tak mendapat remisi tahun ini.

"Sementara 400 sekian warga binaan yang belum mendapat remisi, adalah tahanan yang belum memperoleh keputusan dari pengadilan, sehingga mereka belum berhak mendapatkan remisi," ungkapnya.

Menurut Hensah, ratusan napi itu belum memenuhi syarat untuk menerima remisi.

(BACA JUGA:HUT Ke-77 RI, 168.916 Napi Dapat Remisi, 2,752 Langsung Bebas)

Syarat tersebut di antaranya berkelakuan baik dan sudah menjalani setidaknya 6 bulan masa pidana di lapas.

"Warga binaan harus sudah berkelakuan baik dan minimal sudah menjalani hukuman 6 bulan, jadi kita bisa menilai seseorang itu berkelakuan baik atau tidak," jelasnya.

Ada pun pemberian remisi kepada 1.472 warga binaan Lapas Kelas IIA Kota Bekasi dilakukan setelah upacara bendera.

(BACA JUGA:Pidato Puan Maharani Tentang 'Dua Sayap Burung' Dinilai sebagai Sinyal Maju Pilpres 2024)

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pelepasan terhadap 25 napi yang bebas usai menerima remisi.

Isak tangis keluarga mengiringi para napi saat dikembalikan ke masyarakat oleh pihak lapas.

"Tadi setelah selesai upacara langsung kita bebaskan mereka yang 25 orang tersebut, langsung diterima oleh keluarga yang sudah menunggu," terangnya. (Tuahta Simanjuntak)

Sumber: