Waspadai Gangguan Aliran Darah di Kaki, Bisa Picu Masalah Jantung hingga Stroke

Waspadai Gangguan Aliran Darah di Kaki, Bisa Picu Masalah Jantung hingga Stroke

Telapak Kaki Kesemutan, Image oleh andreas160578 dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Ketika seseorang mengalami gangguan pada aliran darah di kaki, maka hampir bisa dipastikan ada yang salah dengan kesehatannya.

Mereka yang merokok, obesitas, varises, diabetes, hingga DVT (deep vein thrombosis) adalah mereka yang umunya mengalami gangguan aliran darah di kaki.

Adapun ciri dari adanya gangguan aliran darah di kaki ini menurut ahli, dapat dikenali dengan ciri seperti kesemutan, mati rasa dan pembengkakan.

(BACA JUGA:Konsumsi Buah Ini Lancarakan Aliran Darah, Bagus untuk Hipertensi)

Bahaya gangguan aliran darah di kaki ini menurut ahli, via Alodokter, dapat menyebabkan kondisi seperti penyumbatan pembuluh darah, salah satunya penggumpalan darah.
 
Ketika gumpalan darah di kaki pecah, kondisi ini dapat memicu masalah pada organ lain seperti jantung, paru-paru hingga picu stroke.

Bicara kesemutan seperti yang disebut di atas, kondisi ini disebabkan oleh kerusakan saraf di kaki. Tidak hnya kesemutan, mereka yang mengalami kerusakan saraf kerap mengeluhkan sensasi tertusuk atau terbakar.

Dan kalau bicara pembengkakan atau kaki bengkak, hal ini menurut ahli, disebabkan oleh penimpukan cairan yang disebabkan buruknya aliran darah.

Kondisi ini menyebabkan kaki membengkak, kencang dan sulit Gerakan.

Kaki Dingin dan Berkeringat

Anda punya keluhan seperti kaki yang terasa dingin dan mudah berkeringat? Apa yang salah dengan Anda?

Menurut dr. Riza Marlina, kaki yang dingin dan berkeringat bisa dikaitkan dengan masalah seperti anemia salah satunya.

“Hipotensi, dehidrasi, infeksi dan gangguan psikologis seperti serangan panik,” kata dr. Riza Marlina seperti dikutip FIN dari Alodokter.

“Gangguan kecemasan, fobia, depresi, dan lainnya (juga bisa menyebabkan kondisi ini),” sambung dia.

Jika hal ini berkaitan dengan rasa takut dan gangguan kecemasan, lanjur dr. Marlina, kunjungan ke ruang dokter psikologi sangatlah dianjurkan.


Di luar itu, Anda bisa melakukan teknik relakasisimeditasi atau yoga, ketika gangguan kecemasan datang secara tiba-tiba.

“Tarik napas dalam lalu hembuskan melalui mulut ulangi benar-benar sampai merasa lebih tenang,” ujarnya menyarankan.

Selain mendekatkan diri dengan tuhan, mereka dengan masalah di atas juga disarankan untuk mencari teman untuk berbagi, ketimbang menyimpan masalahnya sendirian.


Sumber: