Pelaku Spesialis Curanmor Ditangkap di Bekasi, Mengaku Sudah Beraksi di 65 Lokasi

Pelaku Spesialis Curanmor Ditangkap di Bekasi, Mengaku Sudah Beraksi di 65 Lokasi

Wakapolres Metro Bekasi AKBP Erick Fendriz, saat melakukan konfrensi pers terkait penangkapan pelaku spesialis Curanmor di Bekasi, Selasa 16 Agustus 2022-Tuahta Simanjuntak untuk FIN.CO.ID-

BEKASI, FIN.CO.ID -- Polsek Cikarang Barat berhasil meringkus para pelaku spesialis pencurian sepeda motor (Curanmor), yang sering beraksi di Kabupaten Bekasi.

Dalam penangkapan ini, Polisi mengamankan sebanyak 6 pelaku, yang mempunyai peran berbeda beda pada saat melakukan aksi pencurian di lapangan.

(BACA JUGA:Jokowi Targetkan Ekspor Besi Baja Tahun 2022 Tembus Rp440 Triliun)

(BACA JUGA:Tantangan Besar Indonesia Menghadapi Krisis Global dan Fokus Jokowi Dorong Perekonomian Lewat Hilirisasi )

Wakapolres Metro Bekasi AKBP Erick Fendriz mengatakan, para pelaku merupakan jaringan spesialis curanmor dan rata rata pelaku masih di bawah umur.

"Kami mengamankan enam pelaku kasus spesialis curanmor di Kabupaten, yang dimana para pelaku rata-rata warga asli Bekasi dan berumur 18 sampai 20 tahun," ucap AKBP Erick Fendriz saat konferensi pers di Bekasi, Selasa 16 Agustus 2022.

Keenam pelaku yang berhasil diamankan diantaranya berinisial CA (20), U (19), AW (22), HS (19), EA (19) dan DD (26), mereka melakukan aksinya dengan cara berkeliling mencari kontrakan yang sepi.

"Para pelaku sudah melakukan kejahatan sebanyak 65 TKP, jadi ini sangat meresahkan dan target kelompok ini yaitu kendaraan yang berada di rumah kontrakan," jelasnya.

(BACA JUGA:Komentar Kocak Netizen +62, Bandingkan PSSI dengan Federasi Sepakbola Kamerun Pimpinan Samuel Eto'o)

(BACA JUGA:Empat Perwira di Polda Metro Jaya Ditahan Terkait Kasus Sambo, Said Didu Beri Pertanyaan Mengejutkan )

Pelaku beraksi menggunakan kunci letter T dengan modus berpura-pura ingin mengontrak. Setelah lokasi dianggap aman, mereka langsung membawa lari motor yang sudah diincar sebelumnya. 

"Mereka tidak bekerja, pekerjaan mereka ya ngambil motor lalu menjual motor tersebut ke wilayah Kabupaten sebelah," ungkapnya.

AKBP Erick Fendriz menjelaskan, motor hasil curian langsung langsung dibongkar, guna menghilangkan ciri khas kendaraan.

(BACA JUGA:Sambo Jadi Tersangka, Tapi Kok Keberadaan Kaos Putih Bertuliskan We Need Art Milik Brigadir J Belum Terungkap?)

Sumber: