Kabupaten Bekasi Jadi Tujuan Investasi, PT. Kohler Manufacturing Indonesia Resmi Hadir di GIIC

Kabupaten Bekasi Jadi Tujuan Investasi, PT. Kohler Manufacturing Indonesia Resmi Hadir di GIIC

Ilustrasi - Revolusi Industri 4.0-ekrut.com-ekrut.com

BEKASI, FIN.CO.ID - Perusahaan PT. Kohler Manufacturing Indonesia resmi hadir di Kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas, Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi.

Pejabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan mengungkapkan, saat ini wilayahnya masih menjadi tujuan utama para investor dalam maupun luar negri sebagai tempat berbisnis.

(BACA JUGA:Penguatan Daya Saing Ekonomi Dilakukan Melalui Sinergi Kebijakan Sektor Industri, Perdagangan, dan Investasi)

Tercatat, sejak 2020 meski masih dalam kondisi pandemi, Kabupaten Bekasi tercatat memiliki relisasi investasi sebesar Rp 37,32 triliun.

"Di tahun 2021 realisasi investasi meningkat sebesar Rp 43,26 triliun, dan di tahun 2022, pada triwulan satu, sudah terealisasi sebesar Rp 16,54 triliun," ungkap Dani Ramdan, Kamis 11 Agustus 2022.

Menurutnya apabila kondisi ekonomi stabil, di akhir tahun bisa terealisasi sebanyak Rp 45 triliun sampai dengan Rp 50 triliun serta bisa menjadi realisasi investasi tertinggi di Jawa Barat.

Tingginya realisasi investasi di wilayah Kabupaten Bekasi disebabkan oleh berdirinya kawasan industri berskala global sekelas internasional.

Di antaranya GIIC, Delta Silicon, Jababeka, Lippo dan kawasan industri lainnya.

(BACA JUGA:Sri Mulyani: Perekonomian Indonesia Sudah Pulih)

“Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen akan menjaga dengan sungguh-sungguh kondusivitas yang tercipta untuk terlaksananya semua aspek produksi di kawasan industri, karena kawasan industri saat ini adalah menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” ucapnya.

Dani Ramdan berharap, hadirnya Brand Dunia PT. Kohler Manufacturing Indonesia di Kabupaten Bekasi sebagai tujuan investasi, dapat membangun Kabupaten Bekasi untuk dapat berkontribusi perekonomian Indonesia. (Tuahta Simanjuntak)

Sumber: