IHSG 9 Agustus 2022 Berpeluang Menguat Lagi, Simak Deretan Saham Rekomendasi Analis

IHSG 9 Agustus 2022 Berpeluang Menguat Lagi, Simak Deretan Saham Rekomendasi Analis

Ilustrasi - IHSG (Pexels)--

JAKARTA, FIN.CO.ID -- Indeks Harga Saham Gabungan / IHSG 9 Agustus 2022 berpeluang lanjut menguat, setelah kemarin ditutup menguat tipis 0,03 persen ke level 7.086.

"IHSG 9 Agustus 2022 berpeluang menguat karena sedang berada dalam fase konsolidasi dan akan kembali menguji level resistance terdekat di posisi 7.108," kata analis PT Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, dalam riset harian untuk perdagangan hari ini.

(BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terjaga, Salah Satunya Karena Kinerja BUMN yang Baik)

Dia menegaskan, IHSG 9 Agustus 2022 berpeluang menguat menuju level resistance 7.156, jika pergerakannya berhasil menembus level 7.108. 

"Koreksi minor masih wajar, selama IHSG tidak turun ke bawah level 7.000," ucap Ivan.

Lebih lanjut Ivan menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support di level 7.025, 6.972 dan 6.900, sedangkan level resistance berada di posisi 7.108, 7.156 dan 7.174. 

"Berdasarkan indikator, MACD menandakan momentum bullish," ujarnya.

(BACA JUGA:Jasamarga Metropolitan Toll Lanjutkan Pekerjaan Pemeliharaan Ruas Tol Dalam Kota dan Prof. Dr. Ir. Soedijatmo )

Untuk itu, jelas dia, pada perdagangan hari ini Binaartha Sekuritas merekomendasikan pelaku pasar agar mengakumulasi pembelian saham CPIN, EMTK, HRUM, INKP dan MDKA.

Perkiraan senada disampaikan analis PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Suryawijaya, yang mengatakan IHSG berpeluang menguat, dengan rentang pergerakan di level 6.921-7.123.

Dia mengatakan, berlanjutnya capital inflow secara year-to-date dan laporan keuangan emiten di kuartal II-2022 yang membaik akan menopang pergerakan IHSG. 

"Hari ini IHSG berpotensi menguat," jelas William.

(BACA JUGA:Dugaan Korupsi Lahan Sawit Rp 78 Triliun Surya Darmadi, Kejagung Sita 37 Ribu Hektare di Indragiri Hulu Riau)

William mengatakan, adanya potensi terjadinya penguatan lanjutan pada laju IHSG tersebut bisa disikapi pelaku pasar dengan mengoleksi saham UNVR, BBCA, HMSP, PWON, ASRI, JSMR, BINA, TLKM dan EXCL. 

Sumber: