Tiga Jenis Masalah Jantung Ini Dipicu oleh Darah TInggi, Waspadalah

Tensimeter menunjukan darah tinggi, Image oleh Steve Buissinne dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Ketika bicara hipertensi, pada faktanya banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya adalah penderita darah tinggi.

Padahal, efek darah tinggi terhadap tubuh manusia sangatlah fatal.

Tidak hanya bisa memicu serangan stroke, darah tinggi juga bertanggungjawab atas tiga masalah pada jantung.

(BACA JUGA:Seafood Itu Tinggi Kolesterol, Gini Cara Mengolahnya Biar Gak Masalah dengan Jantung)

Menurut ahli, via Halodoc, masalah jantung yang disebabkan darah tinggi salah satunya adalah penyakit jantung koroner.

Pada mereka yang mengalami darah tinggi secara menahun, maka  dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah.

Ketika pembuluh darah menyempit, hal ini dapat mengurangi asupan aliran darah yang mengarah ke jantung.

Tidak hanya penyakit jantung koroner, darah tinggi juga dapat menyebabkan pembesaran pada jantung, lebih tepatnya penebalan pada ventrikel kiri jantung.

Ketika jantung membesar, hal ini dapat membatasi kemampuan ventrikel dalam memompada darah ke seluruh tubuh.

Hal inilah yang meningkatkan risiko serangan jantung, gagal jantung, dan kematian jantung mendadak.

Selain di atas, darah tinggi juga menyebabkan pelemahan pada otot jantung, yang disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi, menyebabkan kerja jantung kurang efisien.

Ketika hal itu terjadi, kondisi ini dapat menyebabkan jantung kewalahan, aus dan gagal.

Mereka yang mengeluhkan ketidaknyamanan pada lengan, punggung dan leher, bisa jadi merupakan tanda dari kondisi yang lebih serius.

Agar Terhindar dari Serangan Jantung

Serangan jantung umumnya menjadi penyebab kematian pada mereka dengan masalah jantung.

Adapun keluhan seseorang saat terkena serangan jantung menurut ahli, via Alodokter, adalah seperti nyeri dada, sesak napas, kepala pusing, keringat dingin, mual, muntah atau sakit perut.

Namun pada beberapa kasus, mereka yang terkena serangan jantung tidak menunjukan gejala spesifik seperti di sebut di atas.

Malah ada juga pada berapa kasus kematian akibat serangan jantung, terjadi secara mendadak akibat kondisi bernama henti jantung.

Sebab itu, penting bagi penderita penyakit jantung untuk peduli akan kondisi tubuhnya sendiri.

Melakukan perubahan gaya hidup sangat penting untuk menghindari kematian akibat masalah jantung.

Berikut ini gaya hidup sehat yang sangat dianjurkan untuk penderita penyakit jantung, guna menghindari potensi serangan jantung di kemudian hari:
1.    Banyak makan lemak sehat dan makanan kaya serat
2.    Memastikan berat bada berad di angka ideal
3.    Hindari stress,
4.    Tidak merokok
5.    Rutin berolahraga
6.    Istiraht dan tidur yang cukup

.
Topik:
Sumber :

BERITA TERKAIT