Terbongkar, 3 Ajudan Nyinyir pada Brigadir J, Siapa Mereka?

Terbongkar, 3 Ajudan Nyinyir pada Brigadir J, Siapa Mereka?

Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak di acara podcast Refly Harun-Refly Harun-Youtube

Dikatakan, sehari sebelum tewas, tepatnya 7 Juli 2022, Brigadir J juga diancam. 

"Katanya jika 'naik ke atas' kita bunuh dia. Apa itu maksud naik ke atas. Apakah naik tangga ke atas, atau lapor ke pimpinan atau yang pangkatnya lebih atas. Ini yang mesti dicari tahu," urainya. 

Pada tanggal 8 Juli 2022, terdapat 23 misscall ke nomor HP Vera Simanjuntak. 

(BACA JUGA:Kok Bisa Otak Brigadir J Tidak Ada Ketika Kepalanya Dibuka saat Autopsi Ulang, Begini Penjelasan Kuasa Hukum)

Kamaruddin menduga saat itu, HP milik Brigadir J sudah dikuasai pihak lain. 

"Sampai saat ini 3 HP dengan 4 nomor belum ditemukan. Siapa yang menguasai HP ini. Karena diduga HP tergeletak di rumah dinas itu," tuturnya. 

Kamaruddin juga mempertanyakan baju yang dipakai oleh Brigadir J saat peristiwa itu terjadi. 

"Demikian juga bajunya. Kita juga tidak tahu. Dimana baju PDH, kaos kaki dan sepatu almarhum. JP milik Brigadir J dan pakaian saat dia dibunuh juga tidak diketahui siapa yang menguasai," terangnya. 

(BACA JUGA:Pengacara Brigadir J Mengaku Tidak Percaya Komnas HAM: Mereka Bekerjanya Untuk Polri dari Dulu)

Kamaruddin meyakini baju yang dipakai Brigadir J dapat menjadi petunjuk sangat penting. 

Sebab di baju itu pasti terdapat bekas lubang tembakan, bercak darah dan serbuk mesiu. 

"Andaikan pakaian itu dimunculkan, saya yakin di situ akan terlihat jejak-jejak pembunuhan," pungkas Kamaruddin.

Seperti diberitakan, aksi baku tembak yang terjadi di kediaman dinas Irjen Pol Ferdy Sambo terus diselidiki.

(BACA JUGA:Beredar Foto Jenazah Brigadir J Setelah 17 Hari Dikubur)

Informasi yang dihimpun tim penyelidik, insiden penembakan terjadi karena Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J diduga melecehkan istri Ferdy Sambo. Yaitu Putri Candrawathi.

Sumber: