MI6 Sebut Vladimir Putin Gunakan 2 Tubuh untuk Tutupi Sakit Kankernya

MI6 Sebut Vladimir Putin Gunakan 2 Tubuh untuk Tutupi Sakit Kankernya

Presiden Rusia Vladimir Putin-kremlin.ru-

JAKARTA, FIN.CO.ID - Presiden Rusia Vladimir Putin diisukan sedang sakit parah. Kabar ini terus digembar-gemborkan oleh lawan-lawan politik Rusia. 

Badan Intelijen Inggris MI6 atau Secret Intelligence Service (SIS) menuding kemunculan Vladimir Putin di depan publik beberapa waktu belakangan diduga direkayasa. 

(BACA JUGA:Vladimir Putin Tantang Negara-Negara Barat Kalahkan Rusia di Medan Perang )

Putin disebut oleh MI6 memakai pemeran pengganti atau menggunakan dua tubuh. Selain itu, kemunculan Vladimir Putin di publik yang tampak baik-baik saja dicurigai hasil rekaman. 

MI6 dengan lugas menuding ketika Putin meninggal dunia pun, kematiannya akan dirahasiakan selama mungkin. 

"Putin diyakini telah menggunakan dua tubuh di masa lalu ketika dirinya tidak sehat. Putin adalah kepala sekelompok pejabat senior yang sepenuhnya setia kepadanya," ujar sumber dari MI6 seperti dikutip dari dailystar pada Sabtu (9/7/2022).

Menurut MI6, ketakutan sebenarnya adalah begitu kematian Putin diumumkan ke publik. 

(BACA JUGA:Rakyat Rusia Demonstrasi, Ingin Lengserkan Vladimir Putin?)

Jika itu terjadi, kemungkinan akan ada kudeta di Kremlin. Selain itu, para jenderal Rusia ingin mundur dari perang Ukraina.

"Kematian Putin akan membuat mereka tidak berdaya. Sehingga mereka memiliki kepentingan untuk mengatakan Putin masih hidup, atau memang benar-benar masih hidup," terangnya.

Dia mengaku mendapat informasi pada dua minggu lalu, seorang oligarki Rusia yang memiliki hubungan dekat dengan Kremlin mengklaim Putin saat ini sedang sangat sakit.

Putin disebut menderita kanker darah. Dia menjalani operasi sebelum serangan militer ke Ukraina.

(BACA JUGA:Presiden Belarusia Provokasi Putin: Gunakan Senjata Nuklir)

Sementara itu, mantan agen MI6 Christopher Steele mengatakan kesehatan Putin menyebabkan dirinya akan kehilangan kekuasaan di Kremlin.

Sumber: