Ingin Anak Lahir dengan IQ Tinggi? Bumil Dianjurkan Konsumsi Dua Jenis Makanan Ini

Ingin Anak Lahir dengan IQ Tinggi? Bumil Dianjurkan Konsumsi Dua Jenis Makanan Ini

Bayi dengan IQ Tinggi, Image oleh serrano1004 dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Dahulu Anda mungkin pernah mendengar soal anjuran bumil untuk mendengarkan jenis musik klasik, jika menginginkan buah hati mereka lahir dengan IQ yang lebih tinggi di atas orang rata-rata.

Namun ke sininya, beberapa studi lalu membantah klaim efek musik klasik terhadap IQ anak di dalam kandungan.

Akan tetapi yang jelas menurut sebuah studi dengan mengkonsumsi beberapa jenis makanan, bumil bisa meningkatkan IQ calon buah hati mereka di atas dari kebanyakan orang.

(BACA JUGA:Awas Bumil, Depresi Picu Diabetes Kehamilan dan Bisa Diturunkan pada Anak)

Ya, menurut sebuah studi yang dirilis pada American Journal of Epidemiology, via Halodoc, disebutkan bahwa Anak-anak yang lahir dari bumil yang rutin mengkonsumsi ikan, punya IQ 2,8 persen lebih tinggi dari anak yang lahir dari bumil yang tidak makan ikan.

Dan untuk mendapatkan efek itu, konsumsi empat porsi ikan setiap minggunya, adalah apa yang dianjurkan para ahli.

Akan tetapi bukan sembarangan ikan. Jika bukan ikan salmon, ikan sarden adalah jenis ikan yang menurut ahli, punya efek paling tinggi dalam meningkatkan IQ anak di dalam kandungan.

Selain itu, dua jenis ikan ini dianggap yang paling rendah kandungan merkurinya, membuatnya aman untuk dikonsumsi ibu hamil.

Tidak Cuma ikan sarden dan salmon, ibu hamil yang makan telur juga dapat meningkatkan IQ janin menjadi lebih efektif.

Mengandung kollin, khususnya bagian kuning telur, konsumsi telur oleh bumil terhadap kandungan ini, membantu buah hati mereka nantinya, dalam proses pembelajaran dan kemampuannya menyimpan memori.

Meski begitu, konsumsi telur sangatlah dianjurkan dalam jumlah terbatas, guna menghindari tingginya kadar kolesterol yang juga dikandungnya.

Kenapa Harus Hati-hati makan Telur jika Punya Kolesterol Tinggi

Namun jika memang ingin makan telur, ada tipsnya. menurut Francisco Lopez-Jemenz, MD, hal itu dapat diakali dengan tidak mengkonsumsi bagian kuning telur.

Sementara ahli lainnya menyarankan boleh makan kuningnya, namun tidak melebihi jumlah yang dianjurkan.

Seperti dilansir Mayo Clinic, konsumsi kolesterol harian yang dianjurukan adalah 300 miligram per harinya.

Sedangkan pada satu telur ayam berukuran besar, setidaknya ditemukan 186 mg kolesterol, hanya pada bagian kuning telurnya saja.  

Jadi, jika memang ingin makan telur ayam, mereka yang punya masalah kolesterol tinggi, sangat dianjurkan untuk menghitung asupan kolesterol harian mereka.

Sumber: