Judoka Indonesia Raih Perunggu di Kejuaraan Yordania dan Senegal
Judoka Indonesia raih dua medali perunggu dan tiga posisi lima besar di kejuaraan internasional Yordania dan Senegal 2026.
fin.co.id - Judoka Indonesia kembali menunjukkan daya saingnya di panggung internasional setelah meraih dua medali perunggu dan tiga posisi lima besar dalam rangkaian kejuaraan judo yang berlangsung di Amman, Yordania, dan Dakar, Senegal, pada akhir Oktober hingga awal November 2026.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, di Jakarta, Sabtu (7/11) usai menerima laporan hasil kejuaraan tersebut dari Sekretaris Jenderal PB PJSI Maria Regina Vega yang juga baru saja menyambut kedatangan para judoka tersebut di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jumat (6/11).
Jenderal Maruli yang juga menjabat Wakil Panglima TNI menyampaikan apresiasinya atas pencapaian lima judoka putri Indonesia, yakni Hagia Sofya Radityo, Dinny Febriany, Chelsie Tifany Cia, Wenny Luna San Purba, dan Sashenka Cahaya Fatimah, yang berhasil menunjukkan kemampuan bersaing dalam tiga kejuaraan internasional berbeda.
"Ini prestasi yang menggembirakan. Saya mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah bekerja keras membawa nama Indonesia di kejuaraan internasional. Hasil ini menunjukkan bahwa judoka kita memiliki kemampuan untuk bersaing di Tingkat internasional," kata Maruli.
Pada kejuaraan Amman Junior Asian Cup 2026 yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Yordania, judoka Indonesia Hagia Sofya Radityo berhasil mempersembahkan medali perunggu dari kelas -48 kilogram putri. Sementara itu, Wenny Luna San Purba yang bertanding di kelas +78 kilogram putri berhasil menempati peringkat kelima.
Hasil positif juga diraih Dinny Febriany dan Chelsie Tifany Cia yang sama-sama menempati peringkat kelima kelas -57 kilogram putri pada Amman Asian Open 2026, yang berlangsung pada 28–29 Oktober 2026.
"Pencapaian para judoka Indonesia di Amman perlu dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan kesiapan atlet menghadapi persaingan internasional yang semakin ketat. Kita perlu terus memperbaiki kemampuan teknik, strategi pertandingan, fisik, dan mental bertanding," ujar Maruli.
Berdasarkan catatan International Judo Federation (IJF), Amman Asian Open 2026 diikuti 129 judoka dari 22 negara, sedangkan Amman Junior Asian Cup 2026 melibatkan 121 judoka dari 19 negara.
Sashenka Ukir Sejarah di Youth Olympic Games Dakar 2026
Di tempat terpisah, judoka muda Indonesia, yaitu Sashenka Cahaya Fatimah, menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil merebut medali perunggu kelas -63 kilogram putri pada Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026 di Senegal. Sashenka melanjutkan tren positif setelah sebelumnya juga meraih medali emas kelas -63 kilogram putri pada Asian Youth Games Bahrain 2025.
Baca Juga
Sashenka memastikan medali perunggu setelah mengalahkan judoka Aljazair, Dounia Berrahoual, pada pertandingan perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Dakar Expo Center, Senegal, Senin (2/11).
Menurut Maruli, keberhasilan tersebut juga memberikan pesan penting bahwa regenerasi atlet harus menjadi bagian utama dalam pembangunan prestasi judo nasional. Pembinaan dan peningkatan prestasi tidak boleh berhenti pada satu kejuaraan atau satu atlet saja. PB PJSI harus terus menyiapkan lebih banyak judoka muda yang mampu bersaing di tingkat Asia maupun dunia.
“Pencapaian para judoka Indonesia di Yordania dan Senegal harus menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan, meningkatkan kualitas kepelatihan, serta memberikan kesempatan bertanding yang lebih luas bagi para atlet,” kata mantan Kasad itu.