Ragam

Perluas Ekspansi Digital, Bank BSN Gandeng 27 Badan Usaha Milik (BUM) PTNBH di Seluruh Indonesia

PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) terus memacu ekspansi bisnis digital dengan membidik ekosistem Badan Usaha Milik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (BUM PTNBH).

Perluas Ekspansi Digital, Bank BSN Gandeng 27 Badan Usaha Milik (BUM) PTNBH di Seluruh Indonesia

fin.co.id - PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) terus memacu ekspansi bisnis digital dengan membidik ekosistem Badan Usaha Milik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (BUM PTNBH). Strategi ini menjadi langkah perseroan untuk memperluas inklusi keuangan syariah di kalangan mahasiswa sekaligus meningkatkan penggunaan aplikasi Bale Syariah di lingkungan kampus.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, kolaborasi dengan entitas bisnis milik 27 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) di seluruh Indonesia merupakan peluang strategis bagi perseroan untuk menggarap potensi pasar mahasiswa. Melalui sinergi ini, Bank BSN ingin menghadirkan layanan keuangan digital yang terintegrasi dengan berbagai aktivitas dan kebutuhan mahasiswa sehari-hari.

"Ekosistem digital kampus ini dirancang agar Bale Syariah by BSN dapat menjadi bagian dari berbagai aktivitas mahasiswa. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan, layanan ini juga diarahkan untuk mendukung kegiatan kemahasiswaan hingga memfasilitasi aktivitas ibadah," ujar Alex di sela-sela Workshop & Business Matching di Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Untuk merealisasikan strategi tersebut, Bank BSN mengembangkan empat pilar integrasi digital di lingkungan kampus. Pilar pertama berfokus pada kemudahan transaksi (digital transaction), antara lain melalui fasilitas pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) menggunakan Virtual Account (VA) serta program cashback melalui aplikasi Bale Syariah di berbagai fasilitas kantin kampus.

Pilar kedua menyasar kebutuhan kegiatan kemahasiswaan melalui dukungan pendanaan acara (sponsorship), sekaligus mendorong akuisisi nasabah dengan mengajak mahasiswa baru untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi Bale Syariah.

Selanjutnya, pada pilar ketiga, Bank BSN mendorong penerapan program cashless Kampus dengan memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada seluruh tenant dan unit usaha di bawah naungan BUM PTNBH. Melalui skema direct merchant, para pengelola usaha di lingkungan kampus juga dapat menikmati kemudahan transaksi serta proses penyelesaian pembayaran (settlement) yang cepat dan akurat.

Adapun, pilar keempat diarahkan untuk memperkuat ekosistem spiritual mahasiswa melalui kolaborasi dengan masjid kampus. Dalam hal ini, Bank BSN menyediakan layanan QRIS terintegrasi untuk mempermudah pembayaran Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) secara nontunai.

Pengembangan ekosistem digital kampus tersebut didukung oleh pertumbuhan layanan digital Bank BSN yang terus menunjukkan tren positif. Hingga September 2026, aplikasi Bale Syariah by BSN telah mencatatkan 258,8 ribu pengguna aktif, meningkat 191,8 persen secara tahun berjalan (year-to-date/YTD). Dari sisi transaksi, Bale Syariah membukukan 3,84 juta transaksi dengan total volume mencapai Rp7,47 triliun.

Pertumbuhan juga terlihat pada layanan QRIS Bank BSN. Hingga September 2026, jumlah merchant QRIS mencapai 6.645 merchant atau tumbuh 68,9 persen secara YTD. Sementara itu, total volume transaksi tercatat sebesar Rp178,79 miliar dengan frekuensi mencapai 2,43 juta transaksi.

Melalui pengembangan ekosistem digital di lingkungan perguruan tinggi, Bank BSN optimistis dapat memperluas basis nasabah dari kalangan generasi muda sekaligus meningkatkan penetrasi layanan keuangan syariah yang modern, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital.

Berita Terkait