Ragam . 30/10/2026, 23:17 WIB

Susuri Kali Angke, Menteri PU dan Gubernur Andra Soni Soroti Pendangkalan dan Penyempitan Aliran

Penulis : Sahroni
Editor : Sahroni

fin.co.id - Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyusuri Kali Angke untuk melihat langsung kondisi aliran sungai, sekaligus mengidentifikasi pemicu banjir di wilayah Tangerang dan sekitarnya, Jumat, 30 Oktober 2026.

Menggunakan perahu karet, rombongan menempuh perjalanan sekitar 3,5 kilometer, mulai dari bantaran Kali Angke di Perumahan Ciledug Indah 2, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, hingga Bendung Polor di Kembangan, Jakarta Barat.

​Dari hasil peninjauan tersebut, Dody mengidentifikasi dua persoalan utama, yakni pendangkalan dan penyempitan badan sungai. Ia menilai kedua hal tersebut perlu segera ditangani agar kapasitas sungai dalam menampung serta mengalirkan air dapat kembali optimal.

​“Pendangkalan harus kita tangani melalui normalisasi atau pendalaman sungai. Penyempitannya juga harus dibereskan agar kapasitas sungai bisa kembali seperti semula,” kata Dody.

​Gubernur Banten Andra Soni menyatakan, peninjauan langsung bersama Menteri PU merupakan langkah strategis untuk menyatukan penanganan banjir yang melibatkan sejumlah daerah, mulai dari Tangerang Selatan, Kota Tangerang, hingga Jakarta.

​Menurutnya, penanganan di bagian hulu Kali Angke sudah menunjukkan progres perbaikan. Namun, masih terdapat sejumlah titik tanggul atau turap yang belum terpasang akibat kendala pembebasan lahan, sehingga air berpotensi melimpas ke permukiman warga.

​“Penanganan ini harus dilakukan bersama. Ada pekerjaan yang menjadi kewenangan Kementerian PU, ada pula yang bisa dilakukan pemerintah kota dan provinsi. Prinsipnya, kita urai persoalannya satu per satu agar dampak banjir dan kerugian masyarakat bisa berkurang,” ujar Andra.

​Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah menyelesaikan pembebasan lahan sepanjang 600 meter untuk mendukung pekerjaan fisik yang selanjutnya akan ditangani oleh Kementerian PU. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juga telah mengerahkan alat berat guna mendukung normalisasi Kali Angke.

​Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah Bendung Polor. Infrastruktur peninggalan era kolonial Belanda tersebut sebelumnya berfungsi untuk irigasi persawahan. Namun, fungsinya kini perlu dikaji ulang mengingat kawasan sekitarnya telah beralih peruntukan menjadi permukiman padat penduduk.

​Kementerian PU menggarisbawahi perlunya penanganan struktur di bawah bendung yang diduga kuat menghambat aliran air. Rencana pembongkaran akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Pemkot Tangerang dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat, termasuk penyiapan jembatan sementara agar mobilitas warga tidak terganggu selama proyek berlangsung.

​Dampak banjir Kali Angke ini dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Riani (55), warga Kembangan Selatan, Jakarta Barat, mengaku kawasan tempat tinggal sekaligus warung kopinya kerap terendam banjir hingga kedalaman dua meter pada setiap musim hujan.

​“Kalau musim hujan, hampir setiap bulan pasti banjir. Orang susah lewat, kendaraan juga sulit masuk. Kalau sudah banjir, saya otomatis tidak bisa berjualan,” tuturnya. Ia berharap pemerintah segera merealisasikan penanganan fisik agar warga terbebas dari ancaman banjir yang terus berulang.

​Di sela-sela peninjauan, Gubernur Andra Soni turut mengimbau masyarakat agar aktif menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah ke aliran air. Pasalnya, rombongan menemukan tumpukan limbah rumah tangga, termasuk kasur dan bekas lemari, yang menyumbat aliran sungai.

​“Jangan sampai sungai yang seharusnya menjadi sahabat kita, justru berubah menjadi sumber bencana hanya karena tidak dirawat dan dijaga bersama,” pungkasnya.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id