Ragam . 29/10/2026, 13:16 WIB

Dirut Telkom di DTIIF 2026: Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan

Penulis : Wanda Afifah
Editor : Wanda Afifah

fin.co.id- Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang lahirnya industri baru yang dapat mengubah cara bisnis dan layanan publik beroperasi. Namun demikian, adopsi teknologi saja tidak cukup untuk menangkap peluang tersebut.

Dibutuhkan ekosistem yang mampu menghubungkan teknologi, kebutuhan pengguna, dan investasi agar inovasi dapat berkembang menjadi industri yang berkelanjutan.

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Nanang Hendarno, dalam plenary session “The Next Industrial Wave: Which Technologies Will Create New Global Industries?” pada hari kedua Danantara Indonesia Technology and Innovation Forum (DTIIF) 2026, Selasa (27/10).

Dalam sesi ini, Nanang berdialog bersama Teddy Liu, Executive Director sekaligus Chief Executive Officer JINGDONG Coinlink Technology Hong Kong Limited, serta Sara Supaamornkul, Senior Director of International Business Development AtkinsRéalis.

Diskusi yang dipandu oleh Irwan Rei, Managing Director of Strategic Technology Initiatives Danantara Indonesia tersebut membahas teknologi yang berpotensi membentuk industri global berikutnya dari perspektif digital, bisnis, dan pengembangan infrastruktur.

Nanang menjelaskan bahwa AI berpotensi menjadi layanan yang digunakan secara luas, sehingga peluang bisnisnya tidak hanya terletak pada penjualan teknologi, tetapi juga pada infrastruktur yang menopang penggunaannya.

Sejak 2022, biaya per kueri AI telah turun sekitar 280 kali, sementara penggunaan AI di Google meningkat hingga tujuh kali lipat dalam satu tahun.

Penurunan biaya ini membuka peluang peningkatan konsumsi sekaligus memperbesar kebutuhan terhadap infrastruktur pendukung.

“Peluang terbesar bukan sekadar menjual AI per unit, melainkan membangun infrastruktur yang menopang penggunaannya secara luas. Ketika biaya penggunaan semakin rendah, konsumsi dapat tumbuh lebih cepat.

Karena itu, nilai ekonomi akan semakin ditentukan oleh kemampuan menyediakan infrastruktur dan kepercayaan yang dibutuhkan agar AI dapat digunakan secara luas,” ujar Nanang.

Meski adopsi AI terus meningkat, penciptaan nilai bisnis masih menjadi tantangan. Dalam paparannya, Nanang menyampaikan bahwa 95% proyek percontohan (pilot) AI generatif belum memberikan dampak terhadap laba-rugi perusahaan, sementara hanya 25% perusahaan yang mencapai tingkat pengembalian investasi (return on investment/ROI) sesuai harapan.

Di sisi lain, integrasi AI ke dalam alur kerja perusahaan masih terbatas, dengan 21% perusahaan telah mendesain ulang proses kerjanya untuk memanfaatkan teknologi tersebut.

Kondisi ini menunjukkan bahwa adopsi teknologi perlu diikuti perubahan proses bisnis dan didukung lima faktor agar dapat berkembang menjadi industri berkelanjutan, yakni biaya yang terjangkau, permintaan pasar, penyesuaian alur kerja, ekosistem mitra dan pengembang, serta kepastian standar dan regulasi.

Berdasarkan analisis terhadap potensi pembentukan industri, terdapat lima kandidat industri global masa depan, yang meliputi konektivitas terintegrasi yang mencakup darat, laut, udara, dan edge AI, pusat data AI berskala besar yang didukung komputasi dan energi andal, infrastruktur kepercayaan digital, ekonomi berbasis agen AI (agentic economy), serta layanan otonom berbasis AI (Autonomous-as-a-Service) untuk sektor industri dan pemerintahan.

Dua bidang pertama merupakan kapabilitas inti Telkom, sementara tiga lainnya menjadi area yang memiliki potensi besar untuk dilakukan pengembangan.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id