Sport . 22/10/2026, 05:59 WIB

Barcelona Laporkan PSG ke UEFA Gegara Tifo Gergaji Mesin Berdarah di Tribun

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Barcelona resmi mengadukan Paris Saint-Germain (PSG) kepada UEFA setelah koreografi suporter tuan rumah menampilkan gambar bernuansa kekerasan dalam pertandingan Liga Champions 2026/2027 di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (21 Oktober 2026) WIB.

Kontroversi tersebut muncul ketika suporter PSG membentangkan tifo bergambar sosok bertopeng yang menggunakan gergaji mesin untuk menghancurkan logo Barcelona. Gambar itu juga menampilkan gergaji mesin berlumuran darah yang menyerang lambang klub asal Catalunya tersebut.

Barcelona mengecam keras koreografi tersebut karena dinilai mengandung pesan provokatif yang berpotensi mendorong kekerasan dan kebencian di dunia sepak bola.

“Gambar-gambar tersebut sangat mengganggu dan menyampaikan pesan yang memicu kekerasan serta kebencian dalam olahraga,” demikian pernyataan Barcelona, dikutip dari BBC.

Klub berjuluk Blaugrana itu menegaskan bahwa rivalitas di lapangan seharusnya tetap berada dalam koridor penghormatan dan sportivitas. Menurut Barcelona, penggunaan simbol kekerasan dalam koreografi suporter tidak dapat dibenarkan atas nama persaingan antarklub.

“Kami meyakini bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang bagi persaingan yang sehat, rasa saling menghormati, dan kecintaan terhadap permainan, tanpa pesan yang mendorong kebencian atau kekerasan,” sebut Barcelona.

Aksi suporter PSG tidak hanya mengandalkan gambar provokatif. Mereka juga menggunakan efek piroteknik untuk menciptakan ilusi percikan api dari gergaji mesin yang ditampilkan dalam koreografi tersebut.

Barcelona menilai perpaduan gambar dan efek visual itu telah melampaui batas rivalitas olahraga. Klub juga mempermasalahkan pesan yang disampaikan karena dianggap bertentangan dengan nilai penghormatan, fair play, dan sportivitas.

Menurut laporan BBC, Pasal 16 Regulasi Disiplin UEFA mengatur larangan penggunaan gestur, kata-kata, benda, maupun sarana lain untuk menyampaikan pesan provokatif yang tidak pantas dalam acara olahraga.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berujung pada sanksi disiplin. Meski demikian, konsekuensi terhadap PSG bergantung pada penilaian dan proses yang dilakukan UEFA atas laporan tersebut.

Kontroversi tifo terjadi di tengah pertandingan sengit antara dua klub elite Eropa tersebut. PSG berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor 4-2 dan mempertahankan catatan sempurna di Liga Champions 2026/2027.

Les Parisiens mencetak empat gol melalui Desire Doue, Lucas Hernandez, Vitinha, dan Fabian Ruiz. Kemenangan itu membuat PSG melanjutkan tren positif setelah meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan di kompetisi Eropa tersebut.

Barcelona sebenarnya mampu memberikan perlawanan. Xavi Espart dan Lamine Yamal masing-masing menyumbangkan gol untuk Blaugrana, yang sempat berusaha menjaga persaingan tetap terbuka.

Namun, Barcelona gagal membendung efektivitas serangan PSG hingga pertandingan berakhir. Kekalahan 2-4 tersebut menjadi kekalahan pertama Barcelona pada musim itu sekaligus memutus rentetan 11 kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.

Setelah pertandingan di Paris, kedua tim kembali memusatkan perhatian pada kompetisi domestik. PSG dijadwalkan menghadapi Lyon dalam lanjutan Liga Prancis 2026/2027 pada akhir pekan.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id