Analisis dan Prediksi Skor Al-Nassr vs Al Draih: Panggung Panas Ronaldo di Al-Awwal Park!
Usai jeda internasional, Al-Nassr akan berhadapan dengan Al Draih dalam pertandingan Liga Arab Saudi yang bergulir di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh.
fin.co.id - Usai jeda internasional, Al-Nassr akan berhadapan dengan Al Draih dalam pertandingan Liga Arab Saudi yang bergulir di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh, Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 01.00 WIB.
Tuan rumah Al-Nassr dijadwalkan menjamu tim promosi yang penuh kejutan, Al Draih, dalam laga sarat emosi.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa, melainkan momentum krusial bagi kubu tuan rumah untuk meredakan ketegangan internal.
Hingga pekan ketujuh, sang juara bertahan Al-Nassr berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 16 poin, tertinggal dua angka dari sang pemuncak, Al-Hilal.
Di sisi lain, Al Draih tampil cukup impresif untuk ukuran tim promosi di bawah arahan pelatih berpengalaman Bruno Lage.
Mereka duduk nyaman di tangga kedelapan dengan raihan 11 poin dari tujuh pertandingan perdana mereka di kasta tertinggi.
Sorotan Utama: Kembalinya Cristiano Ronaldo
Perhatian publik sepak bola tentu akan tertuju sepenuhnya pada megabintang Al-Nassr, Cristiano Ronaldo.
Pemain berjuluk CR7 itu baru saja mendarat kembali di Riyadh setelah sempat meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal di Kopenhagen akibat perselisihan durasi bermain dengan sang pelatih, Jorge Jesus.
Meskipun menghadapi gelombang kritik dan potensi sanksi dari federasi, Ronaldo langsung melahap sesi latihan bersama klub pada hari berikutnya.
Laga melawan Al Draih ini akan menjadi penampilan perdana sang kapten bagi klub maupun negara sejak insiden tersebut.
Baca Juga
Saat ini, koleksi gol sepanjang masa Ronaldo tertahan di angka 979, menyisakan 21 gol lagi untuk menggapai impian angka 1,000.
Di liga domestik musim ini, ia baru membukukan tiga gol dari tujuh penampilan—sebuah catatan yang tergolong biasa bagi standar luar biasanya.
Tantangan dan Kondisi Skuad Kedua Tim
Bagi Al-Nassr, pertandingan ini menjadi pelarian ideal setelah mereka menelan hasil mengecewakan di kancah kontinental, termasuk kekalahan telak dari Al-Ain di Liga Champions Asia Elite yang memicu evaluasi internal terhadap posisi pelatih Ange Postecoglou.