Ragam . 01/10/2026, 10:46 WIB

Saya Tidak Lulus SMA (Seri 2)

Penulis : FIN
Editor : FIN

Oleh: Azrul Ananda

Penegasan: Saya tidak punya ijazah SMA. Seumur hidup, saya hanya merasakan bangku SMA selama setahun.

Tentu saja ini tergantung sudut pandang pendidikan Amerika atau Indonesia. Kalau dari sudut pandang Indonesia, hanya setahun. Karena saya hanya tercatat resmi pernah sekolah setahun di Ellinwood High School, Barton County, negara bagian Kansas. Dari tahun 1993 hingga 1994.

Dari sudut pandang Amerika, saya bisa dihitung dua tahun. Karena kelas 3 SMP alias kelas 9 itu kalau di Amerika setara dengan kelas freshman (tahun pertama) di SMA. Karena di SMA, SMP hanya dua tahun (7-8), lalu SMA-nya empat tahun (9-12).

Saya tinggal di Indonesia, jadi saya bisa bilang hanya pernah merasakan bangku SMA selama setahun.

Semua gara-gara placement test yang saya jalani ketika kali pertama masuk sekolah di Kansas itu...

***

Waktu pertama tiba di rumah John dan Chris Mohn, saya ditanya umur berapa dan kelas berapa. Saya bilang Juli itu baru ultah ke-16. Seharusnya masuk kelas 10 alias sophomore. Karena keduanya pengajar di SMA setempat, mereka meminta saya untuk mencoba ikut tes kemampuan. Assessment test alias placement test. Saya manut-manut saja.

Ternyata, John dan sekolah menyimpulkan kalau saya mampu ikut kelas 11 alias junior. Lompat setahun. Hanya English saja yang ikut kelas sophomore.

Saya manut saja. Soal bahasa Inggris juga akan ada faktor penunjang.

Satu lewat pelajaran di kelas Journalism (jurnalistik, mengerjakan koran sekolah dan Yearbook), di mana saya akan selalu berkutat dengan dunia penulisan dan editing.

Kedua, pelajaran dari bapak-ibu angkat di rumah dan kantor koran tempat mereka bekerja. Saya benar-benar beruntung dapat keluarga angkat di lingkungan pendidikan (plus media). Saya seperti dapat kelas 24 jam sehari. Untuk meningkatkan kemampuan menulis dalam bahasa Inggris, John memaksa saya secara berkala menulis di korannya. Temanya bebas terserah saya, yang penting ada kaitan dengan Indonesia.

Keluarga itu bahasa Inggrisnya sangat proper. Istilahnya "standard English". Jadi saya jauh dari kata-kata kotor, he he he. Setiap kata kotor ada penggantinya yang sopan. "F*ck" jadi "Fudge". "Sh*t" jadi "Shoot". Dan lain-lain. Kansas memang proper santunnya. Makanya Superman, sebagai anak Kansas, di film juga tidak pernah berbahasa kotor.

***

Jadilah saya siswa kelas 11 di Ellinwood High School. Benar-benar lompat setahun. Teman-teman sekelas saya rata-rata lebih senior setahun.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id