News

ASDP Buka Lintasan Baru! KMP Portlink III Resmi Layani Rute Surabaya-Makassar

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi membuka rute penyeberangan jarak jauh baru yang menghubungkan Surabaya dan Makassar (PP) dengan mengoperasikan KMP Portlink III.

ASDP Buka Lintasan Baru! KMP Portlink III Resmi Layani Rute Surabaya-Makassar

fin.co.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi membuka rute penyeberangan jarak jauh baru yang menghubungkan Surabaya dan Makassar (PP) dengan mengoperasikan KMP Portlink III.

Kabar penambahan jalur ini dikonfirmasi langsung melalui unggahan resmi akun Instagram ASDP.

"Ini kan yang kalian tunggu-tunggu! Ada lintasan baru loh dari Surabaya - Makassar (PP) dengan KMP Portlink III," tulis ASDP di akun Instagram miliknya.

"Siapa yang siap nyeberang bareng?," lanjutnya.

Diketahui, KMP Portlink III merupakan kapal feri eksekutif terbesar yang dimiliki ASDP saat ini.

Kapal tersebut memiliki bobot kotor 15.351 GT serta panjang melebihi 150 meter, bahkan lebih panjang dari standar lapangan sepak bola internasional, kapal raksasa ini sanggup mengangkut ribuan penumpang dan ratusan armada kendaraan dalam sekali jalan.

Kehadiran armada tersebut tentu menjadi angin segar bagi para pelaku usaha logistik maupun masyarakat di kawasan Indonesia Timur.

KMP Portlink III merupakan kapal andalan di rute premium Merak–Bakauheni yang dilengkapi ragam fasilitas nyaman, seperti lounge eksklusif, ruang penumpang ber-AC, hingga fasilitas klinik.

Pengalihan kapal berkapasitas besar ini ke wilayah timur menegaskan komitmen BUMN tersebut dalam memperkuat konektivitas antar-pulau. Sektor ekspedisi dan logistik pun menyambut positif langkah ini.

Diketahui, perjalanan laut dari Surabaya menuju Makassar umumnya memakan waktu sekitar 2 hingga 3 hari.

Daya angkut KMP Portlink III yang besar dinilai mampu mengangkut lebih banyak muatan kontainer dan kendaraan sekaligus, sehingga berpotensi menekan biaya pengiriman.

Rute Surabaya–Makassar sendiri memegang peranan vital sebagai salah satu urat nadi distribusi menuju Pulau Sulawesi dengan arus pengiriman yang sangat padat setiap harinya.

Jalur strategis tersebut menghubungkan langsung kawasan industri di Jawa Timur dengan pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur.

Berita Terkait