Viral . 14/09/2026, 14:15 WIB
fin.co.id - Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan memicu kontroversi di media sosial setelah menampilkan adegan teaterikal penyembelihan kambing dan kostum peserta yang diasosiasikan dengan ritual sesat.
Warganet ramai-ramai menyoroti agenda tahunan untuk menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut karena menganggapnya mirip praktik satanic.
Pawai budaya yang berlangsung pada Kamis (10/9) malam itu merupakan rangkaian tradisi khitanan massal yang sudah berjalan selama 61 tahun. Tahun ini, SKNC 2026 melibatkan 25 barisan dari berbagai mushola di Kelurahan Simbang Kulon dengan mengusung tema "Nyawiji ing Budaya, Ngukuhake Paseduluran". Panitia pelaksana, Ghiyats, menyatakan bahwa acara tersebut bertujuan merawat tradisi dan mempererat kebersamaan warga, bukan menampilkan ritual menyimpang.
Di balik polemik tersebut, acara ini juga berduka karena seorang warga berinisial AF (41) meninggal dunia usai mengikuti karnaval. Paman korban, M, meluruskan kabar liar di media sosial dan menegaskan bahwa kematian almarhum tidak berkaitan dengan kostum karnaval yang dikenakan.
Pihak keluarga menduga korban kelelahan akibat sibuk mempersiapkan karnaval selama beberapa hari sambil tetap bekerja sebagai karyawan pabrik batik. Korban mengembuskan napas terakhir di rumah duka pada Jumat (11/9) sekitar pukul 04.00 WIB.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id