Tekno . 10/09/2026, 12:55 WIB

Apple Perkenalkan Watch Ultra 4 dengan Upgrade Besar untuk Olahraga dan Kesehatan

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Apple memperkenalkan Apple Watch Ultra 4 sebagai generasi terbaru jam tangan pintarnya yang ditujukan bagi pengguna aktif, atlet, hingga pencinta kegiatan luar ruang. Pembaruan kali ini tidak hanya menyentuh daya tahan baterai dan kemampuan pelacakan olahraga, tetapi juga membawa sistem pemantauan kesehatan baru, chip S11, GPS yang lebih presisi, serta sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan.

Apple menempatkan Apple Watch Ultra 4 sebagai perangkat pendamping untuk aktivitas sehari-hari maupun latihan dengan intensitas tinggi. Sejumlah fitur yang diperkenalkan memang ditujukan untuk membuat data kebugaran lebih mudah dipahami, bukan sekadar menampilkan angka detak jantung, durasi olahraga, atau jumlah langkah.

Sistem Sensor Kesehatan Baru

Pembaruan utama Apple Watch Ultra 4 adalah Health Sensing System. Sistem ini didukung chip S11 dan dirancang untuk menghasilkan pengukuran detak jantung serta heart rate variability atau HRV dengan frekuensi lebih tinggi. HRV merupakan variasi jeda waktu antar denyut jantung yang dapat digunakan dalam penilaian kondisi pemulihan tubuh, meski nilainya perlu dipahami bersama konteks kebugaran, tidur, aktivitas, dan kondisi personal pengguna.

Apple mengklaim Apple Watch Ultra 4 memiliki pengukuran detak jantung paling akurat di perangkat wearable. Klaim tersebut didasarkan pada studi yang dilakukan Apple terhadap sejumlah wearable terlaris yang tersedia secara komersial pada pertengahan 2026. Karena pengujian tersebut dilakukan oleh Apple sendiri, hasilnya tetap perlu dibaca sebagai klaim produsen, bukan sebagai pengganti pemeriksaan medis.

Skor Kesiapan untuk Membantu Mengatur Latihan

Fitur baru yang menarik perhatian adalah readiness score atau skor kesiapan. Fitur ini dirancang untuk memberikan gambaran mengenai kesiapan tubuh dalam berolahraga dengan membaca tren data kesehatan dan kebugaran. Pada praktiknya, skor semacam ini dapat membantu pengguna mempertimbangkan apakah hari tersebut cocok untuk melanjutkan latihan berat, mempertahankan intensitas, atau memberi tubuh waktu pemulihan.

Pendekatan ini relevan bagi pelari, pesepeda, perenang, maupun pengguna yang membangun kebiasaan olahraga secara konsisten. Data dari wearable dapat membantu melihat pola, misalnya perubahan detak jantung saat istirahat atau kualitas tidur. Namun, skor tersebut sebaiknya tidak diperlakukan sebagai keputusan mutlak. Nyeri dada, pusing, sesak, atau keluhan fisik lain tetap membutuhkan evaluasi tenaga kesehatan, terlepas dari angka yang muncul di jam tangan.

Apple juga akan menghadirkan tab Longevity di aplikasi Health versi baru pada iPhone. Salah satu fiturnya adalah Health Age yang menunjukkan bagaimana sejumlah metrik pengguna dibandingkan dengan usia biologis yang diperkirakan sistem. Apple menyatakan fitur tersebut hadir kemudian pada tahun ini dan memerlukan perangkat yang mendukung Apple Intelligence.

Baterai hingga 45 Jam untuk Aktivitas Outdoor

Untuk pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan, Apple Watch Ultra 4 menawarkan daya tahan baterai hingga 45 jam saat melacak latihan outdoor. Angka tersebut menjadi salah satu peningkatan penting karena pelacakan GPS, sensor detak jantung, dan konektivitas seluler biasanya menjadi komponen yang paling banyak menguras daya.

Meski demikian, daya tahan nyata akan berbeda bergantung pada pengaturan, kekuatan sinyal, jenis latihan, penggunaan musik, serta durasi layar aktif. Apple juga menyediakan mode hemat daya dan mode latihan yang diperpanjang. Konsekuensinya, sebagian metrik dan peringatan dapat dibatasi ketika mode tersebut digunakan. Pengguna perlu menyesuaikan pilihan mode dengan kebutuhan, terutama ketika ingin merekam data latihan secara lengkap.

GPS Lebih Presisi untuk Rute Latihan

Apple turut mengklaim Apple Watch Ultra 4 membawa GPS on-device paling akurat di jam tangan olahraga. Ketelitian rute menjadi faktor penting bagi pengguna yang berlari atau berjalan di kawasan perkotaan dengan gedung tinggi, karena lingkungan semacam itu dapat mengganggu penerimaan sinyal satelit.

GPS yang lebih akurat dapat membantu menghasilkan jarak, pace, dan rute yang lebih mendekati kondisi sebenarnya. Data ini bermanfaat untuk mengevaluasi progres latihan dan merencanakan rute berikutnya. Akan tetapi, tingkat akurasi tetap dapat berubah karena cuaca, posisi satelit, kontur wilayah, serta hambatan fisik di sekitar pengguna.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id