Lifestyle . 09/09/2026, 11:34 WIB

WMS Bagikan 6 Tips Aman Berkendara Motor Ketika Abu Vulkanik Ganggu Jarak Pandang

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Aktivitas vulkanik yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang masih harus beraktivitas menggunakan sepeda motor.

Abu vulkanik yang terbawa angin dapat mengganggu jarak pandang, membuat permukaan jalan menjadi licin, hingga meningkatkan risiko kecelakaan. Partikel halus tersebut juga berpotensi mengganggu kesehatan karena dapat masuk ke saluran pernapasan serta menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan.

Melihat kondisi tersebut, Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), melalui tim Safety Riding Promotion (SRP), mengingatkan pengendara untuk tetap menerapkan prinsip #Cari_Aman selama berkendara.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, mengatakan pengendara perlu mampu membaca risiko yang muncul akibat perubahan kondisi lingkungan.

Keselamatan berkendara bukan hanya ditentukan oleh skill, tetapi juga bagaimana pengendara memitigasi dan membaca risiko kecelakaan yang diakibatkan kondisi lingkungan. Saat menghadapi jalan yang terdampak abu vulkanik, pengendara perlu lebih tenang, tidak terburu-buru, dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Agus Sani.

WMS melalui tim SRP membagikan enam langkah yang dapat dilakukan pengendara ketika harus melintas di wilayah yang terdampak abu vulkanik.

1. Tutup Visor Helm

Pengendara disarankan menggunakan helm dengan visor tertutup untuk mengurangi risiko abu masuk ke mata dan wajah.

Visor juga harus dipastikan dalam kondisi bersih dan tidak rusak agar tidak semakin mengganggu pandangan. Abu yang masuk ke mata dapat menyebabkan iritasi sekaligus mengurangi konsentrasi saat berkendara.

2. Gunakan Masker N95

Partikel abu vulkanik berukuran sangat kecil sehingga berpotensi terhirup dan masuk ke saluran pernapasan.

Karena itu, pengendara dianjurkan menggunakan masker dengan kemampuan filtrasi yang baik, seperti N95. Pastikan masker menutup hidung dan mulut dengan rapat untuk membantu mengurangi paparan abu.

3. Kurangi Kecepatan

Jalan yang tertutup abu membutuhkan teknik berkendara yang lebih hati-hati. Pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan agar memiliki waktu lebih banyak untuk membaca kondisi permukaan jalan dan mengendalikan sepeda motor.

Permukaan yang tertutup abu juga dapat menjadi lebih licin sehingga risiko kehilangan kendali meningkat.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id