Ragam . 09/09/2026, 13:43 WIB
fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus mendorong optimalisasi pemanfaatan aset daerah melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil dengan adanya minat investasi PT Sasmaya Media Integrasi terhadap dua aset strategis Banten dengan nilai investasi diperkirakan mencapai hampir Rp1 triliun.
Dua aset yang menjadi fokus penjajakan investasi tersebut yakni kawasan sports center Provinsi Banten, termasuk Banten International Stadium (BIS), serta industri tepung ikan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan, Pemprov Banten secara aktif menawarkan sejumlah potensi dan aset daerah kepada investor. Aset tersebut dapat dikembangkan melalui skema kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.
“Alhamdulillah, ada beberapa potensi yang kami ajukan, disetujui untuk dikelola investor,” kata Deden seusai pertemuan dengan PT Sasmaya Media Integrasi di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, KP3B, Selasa (8/9/2026).
Menurut Deden, dari empat aset yang sebelumnya ditawarkan, saat ini terdapat dua aset yang mengerucut dan mendapat minat serius dari PT Sasmaya Media Integrasi.
“Dari empat yang kami ajukan, sekarang mengerucut ke dua lokasi yang insya Allah telah menarik minat dari PT Sasmaya,” ujarnya.
Deden berharap proses penjajakan tersebut dapat segera ditindaklanjuti menjadi kerja sama yang nyata. Selain mengoptimalkan aset daerah, investasi tersebut diharapkan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus mendukung penguatan struktur APBD Provinsi Banten.
“Kami berharap kerja sama ini segera terjalin, karena akan memberikan dampak ekonomi dan juga membantu Pemprov Banten dalam struktur APBD,” katanya.
Ia menambahkan, Banten masih memiliki berbagai potensi lain yang terbuka untuk dikembangkan melalui investasi. Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten dan kota akan terus mendorong iklim investasi yang memberikan manfaat nyata bagi daerah.
“Selain berdampak secara ekonomi, kehadiran investor ini juga diharapkan mampu membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Banten,” tutur Deden.
Sementara itu, Direktur Keuangan PT Sasmaya Media Integrasi Faruq Ibnu Haqi mengatakan, minat terhadap kedua aset tersebut merupakan hasil dari sejumlah pertemuan dan pembahasan bersama DPMPTSP Provinsi Banten.
“Dua di antaranya akhirnya masuk dalam kriteria core bisnis kami, yaitu Banten International Stadium dan juga industri tepung ikan,” ungkap Faruq.
Menurutnya, kedua potensi tersebut sesuai dengan bidang usaha PT Sasmaya Media Integrasi, khususnya di sektor konstruksi. Pengembangan kawasan sports center juga dinilai memiliki peluang untuk mendukung Banten sebagai salah satu daerah yang dipersiapkan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
“Ini juga turut mendukung untuk bisa menyukseskan Banten untuk menjadi tuan rumah di kegiatan PON tahun 2032 nanti,” ujarnya.
Faruq menjelaskan, pengembangan sports center diarahkan menjadi kawasan yang terintegrasi antara olahraga dan hiburan. Konsep tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan kawasan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id