Ragam

Perluas Perlindungan Pekerja di Maluku, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi dengan Kodam XV/Pattimura

BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Perluas Perlindungan Pekerja di Maluku, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi dengan Kodam XV/Pattimura

fin.co.id - BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Hal tersebut menjadi fokus dalam audiensi Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Ujang Romli dengan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto.

Dalam pertemuan tersebut, Ujang Romli menyampaikan permohonan dukungan Kodam XV/Pattimura atas pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar perlindungan dapat menjangkau lebih banyak pekerja, termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan dan sektor informal.

“Perlindungan pekerja tidak bisa dibangun sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar semakin banyak pekerja memperoleh kepastian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Ujang.

Dalam audiensi tersebut, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menyambut baik kunjungan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan beserta jajaran.

Ia menaruh perhatian khusus terhadap perlindungan pekerja di Maluku, terutama para nelayan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir dan memiliki risiko kerja yang tinggi.

Pangdam juga menyatakan kesiapan Kodam XV/Pattimura untuk berkolaborasi dan memberikan dukungan sesuai tugas dan kewenangannya apabila diperlukan dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Maluku.

Audiensi ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 BPJS Ketenagakerjaan. Mengusung prinsip Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan (3M), Harpelnas tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta, tetapi juga memastikan semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan.

Menanggapi perhatian Pangdam terhadap nelayan, Ujang menegaskan BPJS Ketenagakerjaan siap memperkuat kolaborasi agar kelompok pekerja berisiko tinggi tersebut semakin mudah mengakses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Masukan dan perhatian dari Pangdam menjadi semangat bagi kami untuk terus memperluas perlindungan, khususnya bagi pekerja yang selama ini belum seluruhnya terlindungi. Harapan kami, semakin banyak pekerja di Maluku dapat bekerja dengan tenang karena memiliki jaring pengaman bagi dirinya dan keluarganya,” tutup Ujang.

Berita Terkait