Internasional . 27/08/2026, 18:11 WIB

Mengenang Hurricane Luis, Badai Dahsyat yang Meluluhlantakkan Antigua pada 1995

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Hurricane Luis menjadi salah satu badai paling merusak yang menghantam kawasan Karibia pada dekade 1990-an. Ketika badai tersebut mencapai Antigua pada 4 September 1995, angin kencang dan hujan lebat meninggalkan kerusakan luas yang mengubah kehidupan masyarakat di pulau tersebut.

Dua orang dilaporkan meninggal dunia di Antigua, sementara sekitar tiga perempat rumah mengalami kehancuran. Besarnya kerusakan membuat pihak berwenang saat itu menggambarkan dampak Hurricane Luis sebagai bencana yang membuat Antigua mundur sekitar satu dekade.

Lebih dari tiga dekade kemudian, Hurricane Luis tetap dikenang sebagai contoh bagaimana sebuah pulau kecil dapat menghadapi konsekuensi sangat besar ketika berhadapan dengan siklon tropis kuat.

Hurricane Luis Menghantam Antigua

Hurricane Luis terbentuk di Samudra Atlantik pada akhir Agustus 1995 dan berkembang menjadi hurricane besar ketika bergerak menuju Kepulauan Leeward di Karibia.

Menurut catatan National Hurricane Center Amerika Serikat, Luis mencapai kekuatan kategori 4 dalam skala Saffir-Simpson selama perjalanan melintasi Atlantik. Sistem tersebut membawa angin sangat kuat dan gelombang laut besar yang kemudian mengancam sejumlah pulau di Karibia.

Antigua menjadi salah satu wilayah yang terkena dampak serius ketika Hurricane Luis melintas pada 4 September 1995.

BBC melalui program Witness History kembali mengangkat peristiwa tersebut berdasarkan kesaksian Eli Fuller, warga Antigua yang mengalami langsung datangnya badai.

Dalam kesaksiannya, digambarkan bagaimana Hurricane Luis menyebabkan kekacauan besar di pulau tersebut. Rumah, bangunan, infrastruktur, dan berbagai fasilitas mengalami kerusakan ketika badai menerjang.

BBC mencatat dua orang meninggal dunia dan sekitar tiga perempat rumah di Antigua hancur akibat bencana tersebut.

Kerusakan Membuat Antigua Mundur Satu Dekade

Dampak Hurricane Luis tidak berhenti ketika angin mereda. Kerusakan pada rumah dan infrastruktur berarti masyarakat harus menghadapi proses pemulihan yang panjang.

Pihak berwenang ketika itu bahkan menyatakan Hurricane Luis telah membuat Antigua mundur sekitar satu dekade.

Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya tekanan yang dihadapi sebuah negara kepulauan kecil setelah mengalami bencana besar. Kerusakan rumah harus ditangani bersamaan dengan pemulihan jaringan listrik, komunikasi, transportasi, pelabuhan, serta berbagai kegiatan ekonomi.

Sektor pariwisata juga sangat rentan terhadap bencana seperti hurricane. Kerusakan hotel, pantai, pelabuhan, bandara, dan fasilitas pendukung dapat memengaruhi kedatangan wisatawan sekaligus mengurangi pendapatan masyarakat yang bergantung pada sektor tersebut.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id