Ragam . 27/08/2026, 15:42 WIB

Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan

Penulis : Sahroni
Editor : Sahroni

fin.co.id - Lomba Canvas Gemilang 2026 yang digelar oleh Bappeda Kabupaten Tangerang mendapat respons positif dari masyarakat. Ajang tahunan ini dinilai mampu menjadi ruang partisipasi publik, khususnya bagi generasi muda, untuk ikut memikirkan masa depan daerahnya.

Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, mengatakan Kanvas Gemilang merupakan implementasi salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, yakni PRIMA (Pemerintahan yang Inovatif, Maju, dan Smart).

Program tersebut, kata dia, sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk ikut terlibat langsung dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

“Kita menyadari bahwa di Kabupaten Tangerang masih banyak permasalahan dan persoalan yang membutuhkan gagasan dan ide, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat,” ujar Erwin, 27 Agustus 2026.

Ia menegaskan, masyarakat bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga memiliki peran penting dalam melahirkan solusi. Karena itu, Bappeda membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang memiliki ide segar, gagasan orisinal, maupun inovasi untuk disampaikan dan dibahas bersama.

Gagasan yang dinilai mampu memberikan solusi terhadap persoalan daerah, kata Erwin, tidak akan berhenti sebagai sebuah kompetisi. Bappeda akan mendorong ide-ide terbaik untuk menjadi bahan kebijakan dan selanjutnya diprogramkan dalam penganggaran pemerintah daerah.

“Yang paling penting adalah terhadap ide dan gagasan tersebut kita dorong menjadi kebijakan pembangunan supaya implementatif, jangan sebatas menjadi ide, menjadi gagasan,” katanya.

Kompetisi ini dibagi menjadi lima kategori, yakni masyarakat, tenaga pendidik, ASN, mahasiswa, dan pelajar.

Juara pertama di masing-masing kategori akan memperoleh Rp22 juta, juara kedua Rp19 juta, juara ketiga Rp14 juta, serta juara keempat atau harapan satu sebesar Rp10 juta.

Erwin menilai, nilai sebuah ide sejatinya jauh lebih besar daripada sekadar nominal hadiah. Sebab, gagasan yang orisinal dan mampu menjawab persoalan masyarakat dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan Kabupaten Tangerang.

“Dengan adanya reward ini, mudah-mudahan banyak masyarakat turut serta dan aktif memberikan gagasan supaya pembangunan di Kabupaten Tangerang semakin berkualitas,” tuturnya.

Untuk memastikan kompetisi berlangsung kredibel, Bappeda juga melibatkan dewan juri dari berbagai latar belakang dan institusi yang memiliki kepakaran di bidang inovasi serta pemerintahan.

Dari tingkat pemerintah pusat, Bappeda menggandeng perwakilan BRIN, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian PAN-RB. Sementara dari tingkat provinsi terdapat perwakilan Bappeda Provinsi Banten. Unsur akademisi juga dilibatkan, antara lain dari Universitas Prasetiya Mulya, Swiss German University, dan Bina Nusantara University.

Erwin mengatakan, keterlibatan para ahli tersebut diharapkan membuat proses seleksi gagasan berjalan ketat dan objektif. Transparansi juga menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan Kanvas Gemilang.

Bappeda, lanjutnya, akan membuka ruang bagi media untuk ikut mengawasi proses tersebut sehingga publik dapat mengetahui bagaimana gagasan peserta dinilai dan bagaimana kompetisi dijalankan.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id