Internasional . 26/08/2026, 17:14 WIB
fin.co.id - SpaceX kembali memperluas ambisinya di industri antariksa. Perusahaan roket milik Elon Musk itu mengumumkan rencana membangun fasilitas peluncuran baru di negara bagian Louisiana, Amerika Serikat, dengan nilai investasi mencapai 100 miliar dolar AS.
Fasilitas yang diberi nama Starbase Louisiana tersebut diproyeksikan menjadi lokasi peluncuran terbesar SpaceX. Kehadirannya akan memperluas jaringan operasional perusahaan yang selama ini telah memiliki fasilitas utama di Texas dan Florida.
Proyek dengan nilai fantastis tersebut bukan sekadar penambahan lokasi peluncuran. SpaceX menyiapkannya sebagai salah satu infrastruktur penting untuk meningkatkan frekuensi penerbangan Starship dalam beberapa tahun mendatang.
SpaceX mengatakan fasilitas tersebut nantinya dirancang untuk mendukung ribuan penerbangan Starship setiap tahun. Misinya akan mencakup penerbangan menuju orbit Bumi hingga perjalanan yang berkaitan dengan eksplorasi Bulan dan Mars.
"Fasilitas ini akan mendukung ribuan penerbangan Starship setiap tahun dengan misi menuju orbit Bumi, Bulan, Mars, dan lebih jauh lagi," demikian pernyataan SpaceX sebagaimana diberitakan BBC.
Skala Starbase Louisiana terlihat dari luas wilayah yang disiapkan untuk proyek tersebut. Fasilitas baru SpaceX akan menempati kawasan sekitar 125.000 acre atau kurang lebih 50.585 hektare.
Pembangunan direncanakan mulai pada 2027. Jika berjalan sesuai rencana, SpaceX menargetkan penerbangan Starship pertama dari fasilitas Louisiana dapat berlangsung pada 2029.
Kehadiran fasilitas baru tersebut akan memberikan SpaceX kapasitas tambahan yang sangat besar dibandingkan hanya mengandalkan lokasi operasional yang telah tersedia di Texas dan Florida.
Louisiana juga memiliki posisi geografis yang menarik untuk industri antariksa karena berada di wilayah selatan Amerika Serikat dan dekat dengan Teluk Meksiko. Infrastruktur peluncuran roket membutuhkan area luas, zona keselamatan, sistem transportasi, penyimpanan propelan, serta berbagai fasilitas pendukung lain.
Skala proyek senilai 100 miliar dolar AS menunjukkan bahwa SpaceX tidak hanya mempersiapkan peluncuran Starship dalam jumlah terbatas. Perusahaan tampaknya sedang membangun kapasitas untuk membuat sistem transportasi antariksa tersebut dapat digunakan jauh lebih sering.
Starship merupakan kendaraan antariksa generasi baru yang dikembangkan SpaceX dengan konsep penggunaan kembali.
Berbeda dari sistem roket konvensional yang sebagian komponennya dibuang setelah peluncuran, SpaceX sejak lama mengembangkan teknologi roket yang dapat digunakan kembali untuk menekan biaya penerbangan antariksa.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id