Sport

Tijjani Reijnders Tinggalkan Manchester City, Pilih Al Qadsiah dengan Mahar Rp1,4 Triliun

Gelandang keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders, resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester City. Pemain asal Belanda itu kini melanjutkan karier di Arab Saudi setelah bergabung dengan Al Qadsiah.

Tijjani Reijnders Tinggalkan Manchester City, Pilih Al Qadsiah dengan Mahar Rp1,4 Triliun
Tijjani Reijnders (instagram Tijjani Reijnders)

fin.co.id - Gelandang keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders, resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester City. Pemain asal Belanda itu kini melanjutkan karier di Arab Saudi setelah bergabung dengan Al Qadsiah.

Manchester City mengonfirmasi kepindahan Reijnders melalui akun media sosial resmi klub pada Selasa, 19 Agustus 2026 waktu setempat. Transfer tersebut mengakhiri perjalanan sang gelandang bersama The Citizens yang hanya berlangsung selama satu musim.

"Tijjani Reijnders telah bergabung dengan Al Qadsiah melalui kesepakatan permanen, dengan ketentuan menunggu izin internasional. Semoga sukses," tulis Manchester City melalui akun Instagram resmi klub.

Tak lama setelah pengumuman Manchester City, Al Qadsiah turut memperkenalkan Reijnders sebagai rekrutan terbaru mereka. Klub Arab Saudi itu mengunggah foto sang pemain sebagai bagian dari penyambutan kedatangannya.

"Ada perekrutan yang benar-benar menyempurnakan segalanya. Bintang top satu ini milik kita," tulis Al Qadsiah.

Baru Semusim di Manchester City

Reijnders sejatinya baru bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2025. Pemain berusia 27 tahun tersebut bahkan masih terikat kontrak hingga 2030.

Namun, menurut laporan Sport Bible, Reijnders tidak masuk dalam rencana pelatih Enzo Maresca untuk proyek Manchester City.

Maresca disebut membutuhkan tambahan kekuatan di lini tengah, terutama setelah Rodri meninggalkan Manchester City untuk bergabung dengan Barcelona.

Situasi tersebut akhirnya membuat Reijnders memilih membuka lembaran baru di Arab Saudi bersama Al Qadsiah.

Reijnders Kenang Manchester City

Setelah kepindahannya resmi diumumkan, Reijnders menyampaikan rasa terima kasih kepada Manchester City dan mengaku bangga pernah menjadi bagian dari skuad yang meraih dua trofi pada musim sebelumnya.

"Menjadi bagian dari skuad yang memenangkan dua trofi spesial pada musim lalu merupakan pengalaman dan pencapaian luar biasa yang akan selalu saya kenang," kata Reijnders.

"Saya mungkin akan melanjutkan perjalanan, tetapi Manchester City akan selalu memiliki tempat khusus di hati saya," lanjutnya.

Kepindahan Reijnders ke Al Qadsiah juga menjadi salah satu transfer besar pada bursa kali ini. Pakar transfer Fabrizio Romano menyebut Al Qadsiah harus mengeluarkan dana sekitar 60 juta pound sterling untuk mendapatkan tanda tangan sang gelandang.

Berita Terkait