Ukraina Klaim Serang Dua Kilang Minyak Rusia dengan Drone
Ukraina mengklaim berhasil melancarkan serangan drone terhadap dua kilang minyak di wilayah Rusia pada Kamis, 6 Agustus 2026. Presiden Ukraina
fin.co.id - Ukraina mengklaim berhasil melancarkan serangan drone terhadap dua kilang minyak di wilayah Rusia pada Kamis, 6 Agustus 2026. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut operasi tersebut merupakan bagian dari upaya menekan kemampuan logistik dan energi Rusia di tengah perang yang kini telah memasuki tahun kelima.
Salah satu target serangan berada di Yaroslavl, sekitar 280 kilometer di timur laut Moskow. Sementara target lainnya adalah kilang Bashneft-Novoil yang berada di Bashkortostan.
Zelensky Sebut Dua Kilang Minyak Jadi Sasaran
Melalui unggahan di media sosial, Zelensky mengatakan pasukan pertahanan Ukraina telah menyerang kilang Slavneft-Yanos di Yaroslavl dan kilang Bashneft-Novoil di Bashkortostan.
Selain dua fasilitas energi tersebut, Zelensky juga mengklaim Ukraina menyerang dua kapal patroli militer Rusia serta kapal-kapal yang disebut sebagai bagian dari "shadow fleet" Rusia di Laut Hitam.
Pemerintah Ukraina menilai operasi ini bertujuan mengurangi kemampuan Rusia dalam mendukung aktivitas militernya.
Asap Tebal Terlihat di Kilang Yaroslavl
Sebelumnya, sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap hitam dalam jumlah besar dari arah kilang minyak Yaroslavl.
BBC Verify menyatakan telah memverifikasi beberapa video dan gambar yang menunjukkan kebakaran di salah satu kilang minyak terbesar Rusia tersebut. Dalam salah satu gambar yang telah diverifikasi, tampak sedikitnya empat titik api di area fasilitas.
Sebagian besar rekaman disebut diambil oleh warga yang berada di Kota Yaroslavl, beberapa kilometer dari lokasi kilang.
Rusia Akui Serangan Drone
Gubernur Yaroslavl, Mikhail Evraev, mengatakan wilayahnya memang menjadi sasaran serangan drone Ukraina.
Baca Juga
Menurutnya, sistem pertahanan udara Rusia berhasil menghancurkan drone yang datang. Namun, puing-puing drone yang jatuh menyebabkan tiga rumah mengalami kebakaran.
Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai tingkat kerusakan yang terjadi di kilang minyak maupun dampaknya terhadap operasional fasilitas tersebut.