Viral . 01/08/2026, 13:24 WIB
fin.co.id - Segini harta kekayaaan milik Lurah Paya Pasir, Medan, bernama Syerly yang mendadak viral karena diduga melontarkan celentukan mengejek seorang warga yang sedang menyampaikan keluhan langsung kepada Wali Kota Medan, Rico Waas.
Peristiwa bermula ketika Wali Kota Medan Rico Waas bersama rombongan pejabat daerah melaksanakan agenda peninjauan lapangan pada Selasa 28 Juli 2026. Agenda tersebut berfokus pada pengecekan kawasan wisata Danau Siombak serta infrastruktur jalan raya di wilayah Kecamatan Medan Marelan, termasuk meninjau langsung kondisi fasilitas umum di Kelurahan Paya Pasir.
Di tengah perjalanan peninjauan, seorang warga perempuan bernama Ulfa mendekati rombongan pimpinan daerah tersebut. Warga ini memanfaatkan momen kedatangan wali kota untuk menyampaikan keresahan mendalam terkait situasi keamanan lingkungan tempat tinggalnya yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Warga tersebut melaporkan bahwa wilayah permukiman mereka minim lampu penerangan jalan umum sehingga menciptakan suasana yang sangat gelap gulita pada malam hari. Kondisi tersebut memicu maraknya aksi kriminalitas jalanan, termasuk kasus pembegalan yang sudah kelewat meresahkan masyarakat setempat.
Demi melindungi keselamatan warga sekitar, ia terpaksa merogoh kocek pribadi untuk memasang tiang dan lampu penerangan secara mandiri. "Selama ini saya pasang sendiri, Pak, empat tiang ini pake uang pribadi," ujar warga tersebut kepada Wali Kota Rico.
Sangat disayangkan, di tengah seriusnya aduan warga mengenai ancaman kriminalitas, Lurah Syerly yang berdiri tepat di samping sang wali kota justru menunjukkan sikap arogan. Alih-alih mendengarkan atau mencatat keluhan warganya, ia malah melontarkan celetukan meremehkan sambil melempar senyuman sinis. "Cie, curhat dia bah," kata Syerly.
Harta Kekayaan Syerly
Kini, kehidupan pribadi hingga latar belakang finansial Syerly ikut mengundang rasa penasaran warganet, termasuk rincian harta kekayaannya yang tercatat secara resmi di lembaga negara.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 13 Februari 2025 untuk periode pelaporan tahun 2024, Syerly tercatat memiliki total harta kekayaan bersih yang relatif kecil bagi seorang pejabat publik, yakni hanya sebesar Rp84.206.010.
Rendahnya nilai bersih kekayaan yang dimiliki oleh sang lurah ternyata dipicu oleh besarnya tanggungan utang yang harus dibayar. Berdasarkan dokumen LHKPN tersebut, Syerly tercatat memiliki tanggungan utang yang cukup besar, yakni mencapai Rp153.000.000.
Angka kewajiban utang ratusan juta rupiah ini secara signifikan memangkas nilai sub-total aset kepemilikan properti serta kendaraan yang tercatat atas namanya. Secara kotor, sub-total seluruh aset kekayaan yang dimiliki oleh Syerly sebenarnya menyentuh angka yang jauh lebih tinggi, yakni sebesar Rp237.206.010.
Namun, akumulasi nilai aset berharga tersebut menyusut drastis setelah dikurangi dengan kewajiban pembayaran utang yang dimilikinya. Sorotan terhadap laporan kekayaan ini melengkapi rentetan polemik yang tengah dihadapi sang lurah menyusul sanksi disiplin yang sebelumnya telah dijatuhkan oleh Inspektorat Kota Medan akibat pelanggaran kode etik.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id