Ekonomi . 01/08/2026, 19:36 WIB

Ramai Isu Pagar Besi di Mal, Bos Lippo dan Pakuwon Tegaskan: Bukan Arahan Perusahaan!

Penulis : Mihardi
Editor : Mihardi

fin.co.id - Ramainya pembahasan mengenai pemasangan pagar besi di sejumlah pusat perbelanjaan besar di Indonesia mendapat tanggapan dari pihak Lippo Group dan Pakuwon Group. Kedua perusahaan menegaskan bahwa pemasangan pagar tersebut bukan merupakan kebijakan korporasi, melainkan keputusan yang diambil oleh manajemen di tingkat lokal.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia yang juga Chairman Lippo Group, James T. Riady, memastikan kondisi keamanan nasional tetap kondusif. Menurutnya, pagar besi yang pernah dipasang di sejumlah mal Lippo sebelumnya hanya dilakukan saat terjadi situasi darurat.

"Dulu semua mal Lippo pernah memasang pagar ketika terjadi kerusuhan. Sekarang sudah tidak diperlukan lagi karena situasi sudah tenang," jelas James kepada wartawan, Sabtu, 1 AGustus 2026.

James menilai masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap kondisi sosial maupun ekonomi saat ini. Ia menyebut pemerintah telah menjaga stabilitas melalui berbagai kebijakan, termasuk mempertahankan harga sejumlah kebutuhan strategis di tengah tekanan ekonomi global.

Beberapa kebijakan yang dimaksud antara lain tetap dipertahankannya harga BBM bersubsidi, tarif listrik rumah tangga bersubsidi, serta harga LPG 3 kilogram meski harga energi dunia mengalami kenaikan akibat konflik geopolitik.

"Selama BBM subsidi tidak naik, LPG 3 kilogram tidak naik, dan tarif listrik rumah tangga bersubsidi tetap, tidak ada alasan masyarakat gelisah," tegas James.

Pernyataan serupa juga disampaikan Pendiri sekaligus Pemilik Pakuwon Group, Alexander Tedja. Ia menegaskan pemasangan pagar di sejumlah properti Pakuwon merupakan keputusan yang diambil oleh manajemen setempat tanpa instruksi dari pemegang saham maupun kantor pusat.

Alexander juga memastikan pagar yang sempat dipasang di Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, akan segera dibongkar.

"Itu kebijakan manajemen lokal dan akan segera dibongkar," tegas Alex.

Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak Pakuwon Group setelah isu pemasangan pagar di mal menjadi perhatian publik.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan, selain pembongkaran pagar di Mal Kota Kasablanka, penataan juga akan dilakukan di sejumlah properti Pakuwon lainnya agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Bianca Khairunnisa/Disway

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id