fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperkuat sektor sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai kejuaraan olahraga yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian sekaligus meningkatkan daya tarik wisata ibu kota.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat membuka Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 yang digelar Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) DKI Jakarta di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Agustus 2026.
"Kami akan terus memperbanyak penyelenggaraan kegiatan olahraga karena manfaatnya sangat luas," kata Pramono.
Menurutnya, Jakarta memiliki potensi besar menjadi pusat penyelenggaraan berbagai kompetisi olahraga, baik tingkat nasional maupun internasional. Hal itu didukung oleh pembangunan infrastruktur olahraga yang terus ditingkatkan.
"Kami ingin Jakarta menjadi kota yang mampu melahirkan prestasi sekaligus menjadi destinasi sport tourism utama di Indonesia," ujarnya.
Pramono menjelaskan, Pemprov DKI juga terus melakukan revitalisasi fasilitas olahraga serta meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan olahraga melalui pengembangan transportasi publik, termasuk perluasan jaringan LRT dan penguatan integrasi KRL.
Ia menilai penyelenggaraan berbagai event olahraga tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata.
"Kegiatan olahraga terbukti mendorong gaya hidup sehat, memperkuat ekosistem olahraga nasional, serta menggerakkan perekonomian dan pariwisata daerah," katanya.
Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 diikuti 322 peserta, terdiri atas 178 atlet profesional dari 23 provinsi. Pramono mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang dinilai mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap Jakarta sebagai tuan rumah kejuaraan olahraga berskala nasional.
Menurutnya, kompetisi tersebut juga menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, sekaligus membuka peluang lahirnya bibit-bibit petenis berprestasi.
Baca Juga
"Kompetisi yang diselenggarakan secara berkelanjutan merupakan bagian penting dari pembinaan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTB–NTT), hingga kejuaraan tingkat internasional," ujar Pramono.
Sementara itu, Ketua Pengprov Pelti DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 merupakan kejuaraan kategori Tenis Diakui Pelti (TDP) tingkat nasional dengan total hadiah Rp250 juta.
Ia menyebut ajang tersebut menjadi salah satu turnamen tenis nasional dengan jumlah peserta dan cakupan daerah terbesar tahun ini.
Selain mempertandingkan kategori atlet nasional yang diikuti petenis dari 23 provinsi, turnamen juga menghadirkan kategori antarinstansi yang diikuti 144 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai kementerian dan pemerintah daerah.
"Turnamen ini bertujuan meningkatkan kualitas dan prestasi petenis Indonesia, khususnya dalam penentuan Peringkat Nasional Pelti (PNP), sekaligus menjadi ajang pemanasan menuju PON 2028," kata Hari.