Megapolitan . 30/07/2026, 19:27 WIB

Pemprov DKI Siapkan Lahan 40 Hektare di Banten untuk Kelola Sampah Organik

Penulis : Mihardi
Editor : Mihardi

fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan lahan seluas 40 hektare di wilayah Ciangir, Provinsi Banten, sebagai lokasi pengelolaan sampah organik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan lahan tersebut telah dibebaskan dan akan difungsikan khusus untuk menampung sampah organik.

"Kami telah membebaskan lahan di Banten, di Ciangir, untuk menampung yang (sampah) organik saja," kata Pramono di Jakarta Selatan, Kamis, 30 Juli 2026.

Menurut Pramono, pengelolaan sampah di Jakarta ke depan akan dilakukan berdasarkan jenisnya agar proses pengolahan lebih efektif.

"Organiknya ke mana, anorganiknya ke mana, hasil RDF-nya ke mana, kemudian residunya kita buang ke Bantargebang, itu yang kami lakukan," ujarnya.

Saat ini, volume sampah yang dihasilkan Jakarta mencapai sekitar 9.000 ton per hari. Karena itu, Pemprov DKI terus menyiapkan berbagai infrastruktur untuk mengurangi ketergantungan pada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Salah satu proyek yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan dua fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang saat ini memasuki tahap finalisasi.

"Nanti akan ada dua pembangkit listrik tenaga sampah yang sekarang ini sudah finalisasi, mudah-mudahan dalam waktu dekat segera akan bisa dimulai pembangunannya," ujar Pramono.

Selain PLTSa, Pemprov DKI juga mulai mengaktifkan kembali 31 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta.

TPS 3R merupakan fasilitas pengelolaan sampah skala kawasan yang berfungsi mengumpulkan, memilah, dan mengolah sampah sebelum dikirim ke lokasi pemrosesan akhir.

Pramono optimistis pengoperasian kembali TPS 3R, ditambah pembangunan PLTSa dan pengelolaan sampah organik di Ciangir, akan secara signifikan mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke Bantargebang.

"Kalau itu bisa dilakukan, maka mengurangi cukup signifikan jumlah sampah yang harus dikirim ke Bantargebang," pungkasnya.

Cahyono/Disway

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id