fin.co.id - Kabar duka datang dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Juru Bicara Otorita IKN sekaligus Staf Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia pada Sabtu, 25 Juli 2026, setelah sempat mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Hermina IKN.
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, mengatakan Troy mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.25 Wita. Tim dokter menyatakan almarhum meninggal karena sebab alami.
"Beliau dibawa ke RS sekitar pukul 12.45 Wita dan segera diperiksa oleh tim dokter. Pada pukul 14.25 Wita, dokter memastikan beliau meninggal dunia karena sebab alami," kata Thomas, Sabtu malam, 25 Juli 2026.
Sebelumnya, Troy dijadwalkan berangkat ke Balikpapan sekitar pukul 08.00 Wita untuk memimpin ibadah di salah satu gereja. Berdasarkan informasi yang diterima rekan-rekannya, ia sempat beraktivitas seperti biasa sejak pukul 06.00 Wita.
Namun, menjelang waktu keberangkatan, sopir pribadi Troy berulang kali mencoba menghubunginya tanpa mendapat respons. Karena khawatir terjadi sesuatu, sopir kemudian mendatangi kamar almarhum di Rumah Susun ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara.
Menurut Thomas, pintu kamar sempat diketuk dan nama Troy dipanggil beberapa kali, tetapi tidak ada jawaban. Rekan-rekan akhirnya memutuskan membuka paksa pintu kamar yang terkunci.
"Pintu diketuk dan namanya dipanggil, tetapi tetap tidak ada jawaban. Kami kemudian memutuskan untuk membuka paksa pintu kamar yang terkunci. Saat berhasil dibuka, kami mendapati beliau sedang berbaring di atas tempat tidur," ujarnya.
Saat ditemukan, Troy sudah dalam kondisi tidak bernapas. Untuk memastikan kondisinya, pihak Otorita IKN segera membawanya ke RS Hermina IKN. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan pada tubuh almarhum.
Thomas juga mengungkapkan pihak keluarga menyampaikan bahwa Troy memiliki riwayat hipertensi dan rutin mengonsumsi obat untuk mengendalikan tekanan darahnya.
Setelah seluruh proses administrasi dan penghormatan di rumah sakit selesai, jenazah langsung diterbangkan ke Jakarta. Jenazah diperkirakan tiba di rumah duka pada Minggu, 26 Juli 2026, pagi.
Baca Juga
Kepergian Troy meninggalkan duka bagi jajaran Otorita IKN. Ia merupakan salah satu pejabat generasi awal yang terlibat dalam pembangunan ibu kota baru sejak tahap awal.
Bersama Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi dan Deputi Bidang Lingkungan Hidup Myrna Safitri, Troy dipercaya membantu tugas-tugas Kepala Otorita IKN saat itu, Bambang Susantono, ketika pembangunan fisik IKN mulai dipercepat pada 2021.
Pada masa awal pembangunan, Troy dan sejumlah pegawai Otorita IKN berkantor di Balikpapan karena kawasan IKN belum memiliki fasilitas perkantoran. Mereka setiap hari menempuh perjalanan darat sekitar dua jam menuju lokasi proyek sebelum akhirnya dapat menempati rumah susun ASN di Kota Nusantara.