Tembus Rp16,8 Triliun! Pesta Diskon Festival Jakarta Great Sale 2026 Resmi Ditutup Pramono

fin.co.id - 24/07/2026, 18:52 WIB

Tembus Rp16,8 Triliun! Pesta Diskon Festival Jakarta Great Sale 2026 Resmi Ditutup Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo di Main Atrium Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Jumat, 24 Juli 2026.

fin.co.id - Rangkaian ajang pesta diskon terbesar Ibu Kota, Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026, resmi berakhir. Acara yang mengusung tema "Jakarta Belanja Penuh Cerita" tersebut ditutup langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Main Atrium Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Jumat, 24 Juli 2026.

Dalam penutupannya, Pramono menyampaikan bahwa festival belanja yang melibatkan 104 mal di Jakarta ini berhasil mencatatkan nilai transaksi fantastis mencapai Rp16,8 triliun—mengalami peningkatan hingga 5 persen jika dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

“Transaksi di pusat perbelanjaan tumbuh sekitar 5 persen dibandingkan FJGS 2025 yang mencatat Rp15,98 triliun. Tahun ini jangkauan FJGS semakin luas dengan keterlibatan lebih dari 20.000 tenant ritel, sementara jumlah pengunjung juga meningkat sekitar 5 persen,” ucapnya.

Pramono menilai lonjakan capaian ini makin memperkokoh optimisme pertumbuhan ekonomi Jakarta. Terlebih, sektor perdagangan menjadi penyumbang porsi terbesar hingga 18,06 persen bagi pertumbuhan ekonomi Jakarta yang tumbuh 5,59 persen (YoY) pada triwulan I 2026.

“FJGS bukan sekadar agenda diskon dan promosi, tetapi bagian dari upaya menjaga optimisme dunia usaha, menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, memperluas pemasaran produk lokal dan UMKM, serta memperkuat Jakarta sebagai destinasi wisata budaya, kuliner, hiburan, dan belanja,” kata Pramono.

Ketua Pelaksana FJGS 2026 Mualim Wijoyo mengutarakan rasa syukurnya atas kelancaran dan kesuksesan gelaran perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta ini.

"Hasil ini menunjukkan bahwa pusat perbelanjaan masih memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian Jakarta. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Mualim Wijoyo.

Gelaran ini juga mencatat tren positif pada percepatan transaksi digital. SEVP Digital Business BTN, Thomas Wahyudi, menyebutkan bahwa antusiasme belanja masyarakat sejalan dengan penguatan adopsi finansial digital melalui superapps balé by BTN yang kini telah menembus lebih dari 4,3 juta pengguna.

"Hingga semester I 2026, superapps balé by BTN telah digunakan lebih dari 4,3 juta pengguna. Pertumbuhan tersebut didukung oleh semakin luasnya ekosistem digital yang kini mencakup lebih dari 344.000 merchant, lebih dari 14.000 developer, serta telah terhubung dengan 59 pemerintah daerah," ujar Thomas.

"Kami melihat antusiasme masyarakat terhadap transaksi digital terus meningkat. Melalui balé by BTN, kami ingin menghadirkan layanan yang bukan hanya memudahkan transaksi, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi digital, termasuk bagi merchant dan pelaku usaha yang berpartisipasi dalam FJGS 2026," kata Thomas.

FJGS 2026 yang berlangsung sejak 10 Juni hingga 22 Juli 2026 ini terselenggara berkat kolaborasi rapat APPBI DPD DKI Jakarta, Pemprov DKI Jakarta, serta dukungan puluhan mitra sponsor dan asosiasi pendukung.

Cahyono/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID