Viral . 23/07/2026, 09:18 WIB
fin.co.id - Perayaan gelar juara Piala Dunia 2026 yang dirasakan Lamine Yamal dan sang kekasih, Ines Garcia, justru berujung pahit. Bukannya menikmati momen bahagia, Ines mengaku menjadi sasaran hujatan dan komentar kebencian dari warganet hingga membuatnya menangis.
Gelombang komentar negatif mulai berdatangan setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada final Piala Dunia 2026. Seusai laga, Ines mengunggah foto bersama Yamal yang sedang merayakan keberhasilan La Furia Roja mengangkat trofi.
Dalam unggahannya, Ines menuliskan pesan singkat untuk sang kekasih.
"Kamu berhasil. Selamat sayang, kamu juara dunia."
Unggahan itu kemudian dibalas langsung oleh Yamal dengan kalimat romantis.
"Aku mencintaimu, sayang."
Alih-alih mendapat ucapan selamat, unggahan tersebut justru memicu serangan komentar bernada kasar. Tak kuat menghadapi hujatan yang terus berdatangan, Ines akhirnya mencurahkan isi hatinya melalui media sosial.
"Aku tidak pernah menyangka membagikan sesuatu yang sesederhana ini akan berujung seperti sekarang. Aku sudah menghabiskan berjam-jam membaca komentar. Meski berusaha kuat, aku tetap manusia. Di balik akun ini ada seseorang yang bisa merasa sedih, menangis, membuat kesalahan, dan tetap manusia meski menjalin hubungan dengan seseorang," tulis Ines di akun media sosialnya.
Ines menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan kritik selama disampaikan dengan cara yang baik. Namun, menurutnya, banyak komentar yang sudah melewati batas karena berisi hinaan hingga doa buruk.
"Aku paham tidak semua orang harus menyukaiku. Aku juga mengerti kritik jika disampaikan dengan hormat. Tapi ada perbedaan besar antara menyampaikan pendapat dan sengaja menghina, merendahkan, atau mendoakan hal buruk kepada seseorang yang bahkan tidak kalian kenal," ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat merugikan siapa pun dan hanya menjalani kehidupan pribadinya seperti orang lain.
"Aku tidak menyakiti siapa pun. Aku tidak mengambil apa pun dari siapa pun. Aku hanya menjalani hidupku. Sebelum menulis komentar, ingatlah bahwa di balik layar ada seseorang yang punya keluarga, teman, rasa tidak percaya diri, dan perasaan," lanjutnya.
Menurut Ines, situasi tersebut semakin menyakitkan karena keluarganya ikut membaca berbagai komentar kasar yang ditujukan kepadanya. Ia menilai tidak ada seorang pun yang pantas menerima ratusan bahkan ribuan pesan kebencian hanya karena kehidupan pribadinya.
Di akhir pesannya, Ines berharap pengguna media sosial bisa lebih mengedepankan empati saat berinteraksi di dunia maya.
"Aku tidak meminta semua orang menyukaiku. Aku hanya meminta sedikit empati dan rasa kemanusiaan. Semoga suatu hari nanti internet tidak lagi menjadi tempat yang merayakan kekejaman," tutupnya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id