fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan komitmennya untuk segera membenahi infrastruktur pendidikan di Ibu Kota. Pemprov DKI Jakarta telah mengagendakan rehabilitasi total terhadap 22 bangunan sekolah yang kondisinya sudah tidak layak pakai.
Dari puluhan target perbaikan tersebut, sebanyak 7 sekolah dipastikan bakal dieksekusi tahun ini, termasuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan yang mengalami kerusakan sangat parah. Langkah darurat ini diambil demi memastikan keamanan serta kenyamanan proses belajar mengajar para siswa.
"Mengenai SD ada 22 kemudian 7 yang di ada dalam anggaran (perbaikan tahun ini)" kata Pramono saat konferensi pers Realisasi APBD Triwulan II Tahun Anggaran 2026 di Balai Kota Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.
Pramono menegaskan, anggaran pendidikan dalam APBD DKI Jakarta tidak boleh dikurangi sedikit pun, mulai dari program KJP, KJMU, pembebasan biaya untuk 103 sekolah swasta, hingga perbaikan sarana fisik.
"Ini kan menunjukkan bahwa Jakarta dalam hal pendidikan, walaupun DBH-nya dipotong, tetap prioritas utama tidak boleh berkurang sesen pun," pungkasnya.
Mengaku Kecolongan dan Cari Solusi Cepat
Bagi Pramono, sektor pendidikan merupakan urusan vital yang tidak boleh terabaikan. Oleh karena itu, ia secara terbuka mengaku kecolongan atas kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang terbiarkan hancur selama hampir 2 tahun.
Ia menggaransi pemugaran total sekolah tersebut bakal dipercepat. Jika alokasi APBD dirasa belum mencukupi, Pemprov DKI siap menyerap skema pendanaan alternatif seperti Corporate Social Responsibility (CSR) atau dana kompensasi Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
"Dari mana pun yang penting harus segera dibangun," pungkasnya.
Sebagai informasi, insiden robohnya sebagian rangka atap SDN Kebayoran Lama Selatan 09 sudah terjadi sejak November 2024. Audit teknis dari Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan kala itu menetapkan struktur bangunan masuk kategori rusak berat dan membahayakan.
Baca Juga
Dampaknya, sejak 28 November 2024, sebanyak 270 murid terpaksa diungsikan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang letaknya bersebelahan. Supaya kegiatan pembelajaran terus berjalan, jam sekolah diatur menggunakan sistem dua giliran (shift).
Cahyono/Disway