News . 21/07/2026, 07:09 WIB
fin.co.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kiev, Ukraina, terus mengawal penanganan kasus meninggalnya seorang warga negara Indonesia (WNI) di Yerevan, Armenia. Korban diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan yang terjadi pada 15 Juli 2026.
Sejak memperoleh informasi mengenai peristiwa tersebut pada 16 Juli 2026, KBRI Kiev langsung menjalin komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak di Armenia. Langkah itu dilakukan untuk memastikan proses penyelidikan berjalan sekaligus memberikan perlindungan kekonsuleran kepada WNI yang terkait dalam kasus tersebut.
KBRI Kiev bekerja sama dengan Konsul Kehormatan RI di Yerevan, aparat penegak hukum Armenia, serta komunitas WNI setempat untuk memverifikasi informasi, mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat, dan mengikuti perkembangan penyelidikan.
“Berdasarkan informasi awal otoritas Armenia, korban dan pihak yang diduga sebagai pelaku merupakan WNI. Sejumlah WNI telah diamankan untuk kepentingan penyidikan,” kata Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemlu Heni Hamidah dalam siaran pers pada Senin.
Selain berkoordinasi dengan otoritas Armenia, KBRI Kiev juga berkomunikasi dengan kementerian dan lembaga terkait di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan untuk mencocokkan data korban serta menindaklanjuti berbagai informasi yang diterima, termasuk komunikasi dari pihak yang mengaku sebagai keluarga salah satu WNI yang kini berada dalam penanganan aparat Armenia.
Sebagai bagian dari pemenuhan hak-hak kekonsuleran, pada 18 Juli 2026 KBRI Kiev telah mengirimkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Armenia. Nota tersebut bertujuan memperoleh akses kekonsuleran untuk penanganan jenazah WNI sekaligus meminta izin bertemu dengan salah satu WNI yang sedang menjalani proses hukum di negara tersebut.
“KBRI Kiev akan terus menindaklanjuti perkembangan kasus, berkoordinasi dengan otoritas setempat, dan memberikan pendampingan kekonsuleran sesuai ketentuan hukum Armenia,” ujar Heni.
Sebelumnya, seorang WNI asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, bernama Valent A Tambuto (24), dilaporkan ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mes pekerja sebuah perusahaan di Kota Yerevan, Armenia. Dugaan sementara menyebut korban menjadi korban pembunuhan dan kasusnya kini masih dalam proses penyelidikan oleh aparat setempat. *
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id